Pastikan Hibah 500.000 Vaksin Sinopharm Tak Dijual, Menkes: Khusus untuk Difabel

Kiswondari · Selasa, 13 Juli 2021 - 14:57:00 WIB
Pastikan Hibah 500.000 Vaksin Sinopharm Tak Dijual, Menkes: Khusus untuk Difabel
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan hibah 500.000 dosis vaksin Sinopharm dari UEA tidak akan dijual. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Indonesia menerima hibah 500.000 dosis vaksin covid-19 merk Sinopharm dari Uni Emirat Arab (UEA) beberapa waktu lalu. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan hibah vaksin itu tidak akan dijual oleh Bio Farma dalam program Vaksin Gotong Royong.

Hal itu disampaikan Menkes dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi IX DPR secara daring di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (13/7/2021). Budi menjelaskan hal itu untuk menjawab kecurigaan masyarakat terkait vaksin berbayar.

“Ada banyak pertanyaan mengenai vaksin Sinopharm ini kita dapat 500.000 hibah itu bagaimana? Saya ingin memastikan di sini bahwa 500.000 Sinopharm dan akan tambah lagi 250.000 hibah pribadi dari Raja UEA ke Pak Presiden Jokowi tidak dijual oleh Bio Farma,” kata Budi.

Menurut mantan Wamen BUMN ini, hibah tersebut dipegang oleh Kementerian Kesehatan. Dia pun mengatakan pemerintah sangat berhati-hati setiap kali mau mengeluarkan atau menggunakan vaksin tersebut.

“Vaksin ini tadinya dipakai untuk haji, supaya cepat. Presiden Jokowi bilang jangan kasih ke mana-mana, siapkan untuk haji,” ujarnya.

Editor : Rizal Bomantama

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: