PDIP Bentuk Tim Hukum Hadapi Kasus Suap Wahyu Setiawan dan Harun Masiku

Wildan Catra Mulia ยท Rabu, 15 Januari 2020 - 19:50 WIB
PDIP Bentuk Tim Hukum Hadapi Kasus Suap Wahyu Setiawan dan Harun Masiku

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Foto: iNews.id).

JAKARTA, iNews.id – DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membentuk tim hukum untuk merespons kasus dugaan suap yang menyeret komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan dan politikus PDIP Harun Masuki. Tim hukum diisi sejumlah pengacara yang telah diberi kuasa oleh partai.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, keputusan untuk membentuk tim hukum dilakukan setelah mencermati perkembangan kasus suap tersebut. Terlebih dalam kasus ini namanya juga dikait-kaitkan.

“”DPP PDIP mengikuti perkembangan terakhir dan memutuskan membentuk tim hukum. Materi-materi apa saja nanti akan disampaikan oleh doktor Teguh Samudera dan lainnya sebagai bagian dari tim hukum PDIP,” kata Hasto dalam konferensi pers di kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

BACA JUGA: Profil Harun Masiku, Caleg PDIP di Pusaran Suap Komisioner KPU Wahyu Setiawan

Hasto selanjutnya mempersilakan kepada kader PDIP yang juga Menter Hukum dan HAM Yasonna H Laoly untuk menerangkan pembentukan tim hukum tersebut. Yasonna pun menyebutkan nama-nama lawyer yang akan mengisi tim hukum PDIP.

”Kami menunjuk beberapa pengacara untuk meluruskan persoalan ini yang akan tergabung dalam tim hukum. Bertindak sebagai koordinator yakni I Wayan Sudirta. Wakil Koordinator Yanuar Wasesa. Ada juga Teguh Samudera yang akan bertindak sebagai juru bicara tim lawyer,” ujarnya.

Yasonna menerangkan, tim hukum nantinya juga akan diperkuat oleh advokat Maqdir Ismail. PDIP telah membentuk surat kuasa untuk mendelegasikan tindakan-tindakan yang diperlukan terkait kasus ini kepada tim hukum.

Editor : Zen Teguh