PDIP Gelar Syukuran Pelantikan Jokowi-Ma'ruf di Tugu Proklamasi

Aditya Pratama ยท Minggu, 20 Oktober 2019 - 20:34 WIB
PDIP Gelar Syukuran Pelantikan Jokowi-Ma'ruf di Tugu Proklamasi

PDIP menggelar syukuran dan doa bersama atas pelantikan Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin di Tugu Proklamasi, Jakarta, Minggu (20/10/2019) malam. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama).

JAKARTA, iNews.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP menggelar acara doa bersama dan syukuran atas pelantikan Presiden Joko Widodo-Wapres KH Ma’ruf Amin. Acara digelar di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2019) malam.

Ribuan kader PDIP dari wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya mengikuti acara yang dipimpin Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto ini. Selain Hasto, petinggi partai yang hadir antara lain Ketua DPP Ribka Tjiptaning, I Made Urip, Mindo Sianipar, Nusyirwan Soejono, Djarot Saiful Hidayat, Wiryanti Sukamdani, dan Wasekjen Sadarestuwati. Hadir juga Ketua DPD PDIP DKI Jakarta Adi Wijaya bersama sejumlah pimpinan DPC PDIP dari sekitar Jabodetabek.

Ribuan kader berkaus merah itu telah menyemut di Tugu Proklamasi sejak sore. Mereka larut dalam kegembiraan. Apalagi digelar panggung musik dan sejumlah atraksi seperti tari bendera merah putih lengkap dengan drum band yang bersemangat.

"Salam dari Ibu Megawati Soekarnoputri yang sekaligus menyampaikan salam penuh syukur karena Indonesia mencapai puncak demokrasi dengan dilantiknya Bapak Jokowi dan Kiai Ma'ruf," ujar Hasto.

Politikus asal Yogyakarta ini mengatakan, pelantikan Jokowi-Ma'ruf tentu membanggakan PDIP. Sebab, PDIP menjadi partai politik yang sejak awal terus bekerja keras memenangkan Jokowi-Ma'ruf.

PDIP juga ingin memastikan pemerintahan Jokowi periode kedua bisa membawa perubahan baik bagi daerah tertinggal, membawa kedamaian bagi semua daerah di Indonesia, serta mengangkat derajat warga miskin supaya lebih sejahtera.

Hasto juga menyarankan agar pemerintahan ke depan harus melakukan pendekatan multi dimensi, dan merangkul seluruh tokoh masyarakat.

"Dan kader PDI Perjuangan pun wajib mendukung dengan ikut membangun kekuatan gotong royong itu demi kemajuan Indonesia," kata dia.

Mantan Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf ini turut menyinggung pidato Jokowi terkait visi pembangunan nasional 2045. Tugas itu, kata dia, telah melekat dalam ideologi PDIP. Indonesia perlu haluan negara atau visi jangka panjang agar rakyat adil, makmur, serta pertanian dan teknologi maju.

Hasto lalu mengajak kepada seluruh kader PDIP yang hadir agar mendoakan kepemimpinan Jokowi-Kiai Ma'ruf benar-benar bisa mewujudkan tugas ideologis yang diemban.

Sejumlah rohaniwan lalu maju untuk memimpin doa bersama itu. Doa dilakukan secara Islam, Kristiani, dan Hindu. Doa tersebut dilaksanakan secara bergantian, dan semuanya lalu ikut berdoa dengan tenang dan khidmat.

Setelah doa dilakukan, tumpeng yang sudah disiapkan sebagai puncak syukuran lalu dipotong dan dibagikan kepada kader PDIP. Para kader yang hadir juga dihibur oleh pelawak Kirun yang maju menghibur kader dengan musik campursari.

Editor : Zen Teguh