Pemerintah Bakal Tarik Nelayan RI di Malaysia Untuk Melaut di Natuna

Felldy Utama ยท Rabu, 11 Maret 2020 - 21:58 WIB
Pemerintah Bakal Tarik Nelayan RI di Malaysia Untuk Melaut di Natuna

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. (Foto: iNews.id/Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah berencana menarik para nelayan asal Indonesia yang sehari-hari melaut di Sabah, Malaysia, untuk pulang. Pemerintah berjanji akan membuat regulasi yang akan memudahkan mereka melaut di Tanah Air.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan itu saat ditanya soal perkembangan para nelayan asal Pantura yang sudah mulai melaut di wilayah Zona Economic Ekslusif (ZEE) di Perairan Natuna, Kepulauan Riau.

"Kita sedang akan memikirkan penempatan orang-orang Sabah, orang Indonesia yang kerja di Malaysia menjadi pelaut yang sering menjadi korban penculikan, itu sekarang kita sedang memikirkan ditarik ke kelautan Indonesia saja," katanya di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2020).

Mahfud menuturkan, saat ini pemerintah sedang membuat aturan yang akan mempermudah nelayan melaut. Dia mengaku, WNI nelayan di Sabah siap pulang dan melaut di Indonesia asal aturannya tak rumit.

"Yang penting peraturan kita dipermudah, laut Indonesia diisi dengan kapal-kapal itu dan sudah banyak mereka yang pulang dari Sabah, 'Pak kalau kami bisa dapat menjadi pelaut di Indonesia tanpa aturan yang rumit-rumit, kami pulang ngapain ke sana juga kan enak di Indonesia'," tuturnya.

Mahfud menyampaikan, banyak nelayan dari wilayah lain yang ingin melaut di Natuna. "Ini banyak yang mau nambah ini, bukan hanya dari daerah Pantura, dari Luar Jawa juga banyak yang mau datang ke sana dan minta difasilitasi hal yang sama," ujarnya.

Editor : Djibril Muhammad