Peneliti: Cat Bertimbal Tinggi Berbahaya, tapi Produsen Tidak Mencantumkannya

Wildan Catra Mulia ยท Selasa, 29 Oktober 2019 - 20:23:00 WIB
Peneliti: Cat Bertimbal Tinggi Berbahaya, tapi Produsen Tidak Mencantumkannya
Ilustrasi bahaya zat timbal pada cat. (Foto: ideastream.org)

JAKARTA, iNews.id – Peneliti dari yayasan pemerhati lingkungan Nexsus3, Yuyun Hikamawati, menilai saat ini masih banyak masyarakat yang tidak bisa membedakan cat yang mengandung timbal tinggi dan yang berkadar timbal rendah. Padahal, cat dengan timbal tinggi sangat berbahaya bagi kesehatan.

Menurut dia, ketidaktahuan masyarakat tersebut lantaran produsen tidak mencantumkan zat timbal yang terkandung dalam cat. Seharusnya, kata Yuyun, jika ada penggunaan bahan kimia berbahaya, produsen wajib mencantumkannya di bagian kemasan.

“Memang tidak bisa dilihat kasat mata (zat timbalnya) sih. Jadi, harus ada informasi di belakangnya itu. Jadi informasi terhadap konsumen itu hanya bisa didapat dari kaleng kemasan. Dan kalau industri tidak mencantumkan, ya kita (konsumen) juga buta kan,” kata Yuyun saat dikonfimasi di Jakarta, Selasa (29/10/2019).

Tak hanya itu, Yuyun menilai selama ini produsen cat juga tidak mendeklarasikan kandungan yang mereka gunakan pada produk mereka. Kendati begitu, pemerintah seharusnya ikut peduli terhadap bahaya yang akan ditimbulkan oleh penggunaan zat kimia itu.

Menurut dia, dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Kementerian Perindustrian bisa mendesak produsen cat untuk memublikasikan bahaya zat kimia yang terkandung di dalam cat. “Karena selama ini tidak ada deklarasi dari produsen, jadi kita harus lakukan itu. Sebetulnya sih tanggung jawab harus diwajibkan untuk mendeklarasikan apa kandungan dari cat mereka,” ucapnya.

Nexsus3 baru saja menemukan penggunaan cat bertimbal di 32 taman di Jakarta. Padahal, bahaya timbal bisa memicu keracunan dan menghambat tumbuh kembang anak. Adapun tiga zat kimia yang digunakan produsen cat yang memicu naiknya kadar timbal adalah yaitu zat penguat warna, zat untuk mempercepat pengeringan, dan zat untuk antikarat.

“Jadi ada yang sengaja ditambahkan, mengunakan bahan berbasis timbal di dalam cat dan itu biasanya dalam bentuk pigmen atau pewarna, atau pengering atau zat aditif untuk mencegah karat itu mengandung timbal. Jadi penggunaan timbal di dalam cat itu hanya untuk tiga aplikasi itu aja,” tuturnya.

Berikut 10 merek cat bertimbal tinggi berdasarkan hasil riset Nexsus3:

1. Kuda Terbang (102,000 ppm)
2. Duplex (88,000 ppm)
3. Delta (86,000 ppm)
4. Seiv Master Gloss (83,272 ppm)
5. Emco Lux (79,000 ppm)
6. Property Glozz (69,000 pmm)
7. Super Lux (68,000 ppm)
8. Lenkote Platinum (64,103 ppm)
9. Bee Brand 1000 (63,000 ppm)
10. Danalac (62,000 ppm)

Berikut daftar cat bertimbal rendah:

1. Dulux V-Gloss (<5 ppm)
2. Pacific WeatherGuard (<5 ppm)
3. Supro Highgloss (<10 ppm)
4. Bitalac (13 ppm)
5. Envi (14 ppm)
6. Milatex (30 ppm)
7. Mowilex (260 ppm)
8. Kangoroo (410 ppm)
9. Meni Besi Nicortex (470 ppm)
10. Ferrol (570 ppm).

Editor : Ahmad Islamy Jamil