Perang Ideologi, Kepala BIN Ingatkan Penguatan Strategi Nasional

Kristadi ยท Sabtu, 28 April 2018 - 15:36 WIB
Perang Ideologi, Kepala BIN Ingatkan Penguatan Strategi Nasional

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal (Purn) Polisi Budi Gunawan. (Foto: Istimewa).

SEMARANG, iNews.id - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal (Purn) Polisi Budi Gunawan memberikan kuliah umum di acara Munas VI BEM PTNU Se-Nunsantara di kampus III Universitas Wahid Hasyim Semarang, Jawa Tengah. Pada kesempatan itu dia mengatakan, usai perang dingin, yang terjadi sekarang pertarungan ideologi memengaruhi cara pandang sebagai sebuah bangsa, termasuk Indonesia.

Pertarungan ideologi tersebut mulai ideologi radikal, komunis dan kebijakan ultranasionalisme Amerika Serikat (AS) untuk mendorong imperialisme dan dominasi AS di dunia. Kontestasi ini melahirkan perebutan pasar ideologi dan pencarian ideologi alternatif. Apalagi, semakin pesatnya perkembangan teknologi informasi yang memudahkan orang untuk mencari nilai-nilai atau ideologi sesuai keyakinannya.

"Benchmark dari Amerika Serikat, saat ini terjadi pertarungan ideologi antara liberalisme yang mempunyai prinsip pasar bebas dengan nasionalisme proteksionis yang mengedepankan prinsip America First untuk melindungi kepentingan nasionalnya," ujar Budi Gunawan di Semarang, Sabtu (28/4/2018).

Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis dalam membentuk masyarakat madani. Berbagai gerakan perbaikan bangsa umumnya dimotori oleh mahasiswa. Sejarah membuktikan bahwa gerakan mahasiswa menjadi motor perubahan pada bangsa ini, seperti Tritura 1966 serta gerakan Reformasi 1998.

"Untuk menangkal paham radikalisme tumbuh dan berkembang di Indonesia diperlukan strategi nasional untuk memantapkan Pancasila sebagai way of life bangsa," ucapnya.

Maka, diperlukan kerja sama seluruh elemen bangsa dalam mendukung strategi nasional penguatan ideologi Pancasila sebagai benteng untuk membendung dan menangkal pengaruh paham radikal. Terutama di seluruh perguruan tinggi agar kalangan muda potensial seperti mahasiswa dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI.

"Strategi yang dapat diterapkan di perguruan tinggi untuk memperkuat ideologi pancasila dan menangkal paham radikal dengan penguatan toleransi dan kerukunan di masyarakat," katanya.


Editor : Zen Teguh