Perindo: KPK Jangan Goyah dan Lemah karena Teror Bom

Puspa Puspita ยท Jumat, 11 Januari 2019 - 19:36 WIB
Perindo: KPK Jangan Goyah dan Lemah karena Teror Bom

Ketua Bidang Keagamaan DPP Partai Perindo Abdul Khaliq Ahmad. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama).

JAKARTA, iNews.id – Partai Perindo meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak lemah dan goyah akibat teror bom. Lembaga antirasuah itu diharapkan tetap kokoh dan tegas dalam memberangus praktik-praktik korupsi.

Ketua Bidang Keagamaan DPP Partai Perindo Abdul Khaliq Ahmad menilai teror bom yang ditujukan kepada Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua Laode M Syarif pada Rabu (9/1/2019) merupakan bagian dari konsekuensi jabatan keduanya.

“Teror merupakan bagian dari konsekuensi jabatan yang harus dihadapi. Termasuk juga kritik, aksi unjuk rasa hingga ancaman,” ujarnya, Jumat (11/1/2019).

BACA JUGA: Jokowi Perintahkan Kapolri Ungkap Teror Bom di Rumah Pimpinan KPK

Abdul Khaliq menilai teror sengaja dilakukan sebagai upaya untuk menakut-nakuti dan menekan KPK dalam konteks pemberantasan korupsi. Namun jangan sampai teror itu mengendurkan semangat mereka.

Lebih lanjut, dia meminta kepada kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa teror bom yang mengancam para pimpinan KPK tersebut.

“Polisi juga harus memperketat pengamanan bagi pejabat KPK dan lembaga-lembaga vital lainnya agar peristiwa teror bom dan sejenisnya tidak terjadi lagi,” ungkapnya.

Rumah Ketua KPK Agus Rahardjo di Perumahan Graha Indah, Jatiasih, Kota Bekasi mendapat teror berupa benda mirip bom paralon yang disangkutkan ke pagar rumah pada pukul 05.30 WIB, Rabu (9/1/2019).

Sedangkan rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Jalan Kalibata Selatan, Jakarta Selatan dilempar dua bom molotov oleh orang tak dikenal. Salah satu bom sempat merusak teras bagian atas rumah Syarif.


Editor : Zen Teguh