Perludem Soroti Persoalan Rekrutmen Parpol : Penilaian Harus Terbuka

Riezky Maulana · Jumat, 03 Desember 2021 - 19:44:00 WIB
Perludem Soroti Persoalan Rekrutmen Parpol : Penilaian Harus Terbuka
Anggota Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini dalam webinar bertajuk Konvensi Rakyat: Jalan Baru Menuju Demokrasi yang Lebih Sehat. (Foto MNC Portal).

JAKARTA, iNews.id - Anggota Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini menyoroti beberapa realitas rekrutmen partai politik di Indonesia. Menurut dia, anggota partai politik tidak memiliki kedaulatan.

Dia menjelaskan, anggota parpol dan pemilih hanya diingat partai saat momentum tertentu, seperti pendaftaran partai politik politik untuk menjadi peserta pemilu dan ketika pemungutan suara di TPS berlangsung. 

"Karena kalau partai ingin jadi peserta pemilu, dia harus punya 1.000 anggota ketika proses verifikasi faktual di KPU atau kemudian dia ingin menang pemilu lolos ambang batas parlemen maka dia harus mampu mengumpulkan suara pemilih," ujar Titi dalam webinar bertajuk Konvensi Rakyat: Jalan Baru Menuju Demokrasi yang Lebih Sehat, Jumat (3/12/2021).

Kemudian, kata Titi, Caleg bekerja secara instan hanya pada saat masa kampanye. Menurutnya, pendekatan itu menggunakan cara yang terbatas dan singkat.

"Massa kampanye kan tidak panjang, kurang dari 1 tahun hanya kurun 8 hingga 9 bulan," ungkapnya.

Dia menjelaskan, dalam proses rekrutmen politik di Indonesia dilakukan secara tertutup elitis dan tidak akuntabel. Proses itulah yang nantinya dapat membuat jarak bagi anggota dan pemilih.

"Hal ini akhirnya membuat rekrutmen politik citranya sangat jauh dari politik gagasan, tetapi politik elitis, politik yang dekat dengan siapa yang berkuasa di partai," jelasnya.

Editor : Faieq Hidayat

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: