Pers Berkualitas Diharapkan Jadi Penghangat dan Peredam Dinamika Pilkada Serentak

ยท Jumat, 07 Februari 2020 - 10:38 WIB
Pers Berkualitas Diharapkan Jadi Penghangat dan Peredam Dinamika Pilkada Serentak

Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh. (Foto: Istimewa).

BANJARMASIN, iNews.id - Pers Indonesia diharapkan menjadi peredam dan penghangat pilkada serentak 2020. Selain itu, pers berkualitas juga diharapkan dapat menjadi agen penyampaian informasi, adu gagasan dari setiap calon kepala daerah kepada masyarakat.

Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh mengatakan, pers tidak boleh berpihak dengan memberikan informasi subjektif yang bersifat menjelek-jelekan calon kepala daerah tertentu.

"Kalau itu terjadi akan terjadi potensi perpecahan di masyarakat dan menimbulkan keretakan sosial," ujar Nuh di acara seminar bertajuk, Media Berkualitas untuk Pilkada Damai di peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020, Banjarmasin, Jumat (7/2/2020).

Dia menilai, pilkada merupakan proses seleksi politik mendapatkan pemimpin terbaik. Dalam proses ini, kata dia harus bisa mencari sosok ideal dari setiap daerah untuk memimpin ke depan.

"Prinsip-prinsip independensi yang berkualitas dan objektivitas itu adalah ruh dan kekuatan dari jurnalistik," ucapnya.

Sesuai jadwal, pilkada serentak dilaksanakan 23 September 2020 di 270 daerah Indonesia. Mulai dari pemilihan wali kota, bupati dan gubernur.


Editor : Kurnia Illahi