Pesan Panglima TNI di Lomba Tembak 2018

Djibril Muhammad ยท Sabtu, 08 Desember 2018 - 08:59 WIB
Pesan Panglima TNI di Lomba Tembak 2018

Panglima TNI Hadi Tjahjanto saat di Timika, Papua, Jumat (7/12/2018). (Foto: Puspen Mabes TNI)

JAKARTA, iNews.id - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan kemahiran menembak tidak hanya untuk membunuh musuh namun juga menghindari terjadinya salah tembak dan pelanggaran HAM. Karena itu setiap prajurit diminta bertindak dengan benar dan terukur.

"Artinya, ketika prajurit menembak sasaran harus tepat, tidak salah sasaran, apalagi mengakibatkan korban masyarakat," katanya.

Hal itu disampaikan Hadi yang sambutannya dibacakan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksda Didit Herdiawan, dalam amanat pembukaan Lomba Tembak Piala Panglima TNI Tahun 2018 di Cilodong, Jumat (7/11/2018).

BACA JUGA: Panglima TNI: Korban Penembakan KKB Pahlawan Pembangunan Papua

Dalam upacara tersebut juga dihadiri Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Letjen TNI Tatang Sulaiman. Kasum TNI mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang masih berada di Papua bersama dengan KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa.

Panglima TNI menyampaikan bahwa dalam melaksanakan berbagai penugasan, setiap prajurit harus melakukan segala tindakannya dengan benar dan terukur.

"Dihadapkan dengan dinamika lapangan, ini tentu tidak mudah, karena selain kemahiran menembak, juga membutuhkan kepercayaan diri yang tinggi", ujar Hadi.

Lomba Tembak Panglima TNI 2018

Menurut Panglima TNI, ini relevan dengan tujuan lomba menembak, yaitu di antaranya untuk meningkatkan kepercayaan diri prajurit di tengah berbagai tekanan dan persaingan.

"Hanya penembak yang memiliki kepercayaan dan pengendalian diri yang baik, yang dapat konsisten dalam hasil menembak," tegasnya.

Menurut Panglima TNI, selain untuk mengukur sistem pembinaan penembak di masing-masing Angkatan, juga sekaligus sebagai ajang seleksi tim petembak TNI pada lomba tebak AARM, BISAM dan AASAM.

Lomba Tembak Piala Panglima TNI yang akan dilaksanakan mulai 7-11 Desember 2018 merupakan program tahunan. Pada tahun ini diikuti 168 orang peserta yang terbagi menjadi empat Tim.

Selesai acara pembukaan, dilanjutkan dengan lomba tembak Pistol Pati Eksekutif yang mempertandingkan dua materi yaitu Slow and Rafid Fire dan Falling Rate.

Medali emas perorangan materi Slow and Rafid Fire diraih Mayjen TNI Dedi Iswanto (Mabes TNI), sedangkan medali emas katagori Tim diraih TNI AU.

Lomba Tembak Panglima TNI 2018

Namun, berkat kemenangan di materi Falling Plate, TNI AD-A berhasil memperoleh nilai indeks 14 dan menjadi juara I pada lomba antar-Pati ini. Kemudian disusul TNI AU-A (indeks 13) dan Mabes TNI-A (indeks 12) sebagai juara kedua dan ketiga.

Pada lomba tembak lainnya, TNI AD berhasil merebut 5 dari 7 medali emas yang tersedia, yaitu dari materi 25 M Pistol Center/ Duel Putra dan 10 M Air Pistol Putri (masing-masing menyumbang 2 emas perorangan maupun Tim), serta 1 emas dari 50 M Prone Putri Tim.

Hal menarik lainnya, para penembak putri TNI AD berhasil menyapu bersih semua medali (emas, perak dan perunggu) materi lomba 10 M Air Pistol Putri perorangan.

Pertandingan akan dilanjutkan Sabtu (8/12/2018) dengan memperlombakan materi lomba 10 M Air Pistol Putra, 25 M Center Pistol Putri, 50 M Rifle Putri 3, Standard Rifle 300 M Center dan Rifle 300 M Rapid.

Hasil sementara perolehan medali pada hari pertama:
1. TNI AD: 5 Emas, 3 Perak dan 2 Perunggu
2. TNI AL: 1 Emas, 1 Perak dan 1 Perunggu
3. TNI AU: 1 Perak dan 2 Perunggu
4. Mabes TNI: 1 perak dan 1 perunggu


Editor : Djibril Muhammad