Pimpinan KPK Klaim Teken Surat Penyadapan Tiap Hari, Kini Sudah 50 Lebih

Rizki Maulana ยท Kamis, 20 Februari 2020 - 19:00 WIB
Pimpinan KPK Klaim Teken Surat Penyadapan Tiap Hari, Kini Sudah 50 Lebih

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. (Foto: iNews.id/Rizki Maulana).

JAKARTA, iNews.id – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata memastikan bidang penindakan terus berupaya bekerja maksimal. Setiap hari pimpinan KPK menandatangani surat perintah penyadapan (sprindap) yang bila ditotal selama dua belum lebih dari 50 surat.

Menurut Alex, bukan hanya soal penyadapan, pimpinan KPK juga meneken surat surat perintah penyelidikan (sprinlindik) yang merupakan bagian dari bidang penindakan KPK. Namun untuk sprinlidik dia tidak memerinci.

"Banyak yang sudah kita keluarkan termasuk sprindap sudah banyak ya saya pastikan. Termasuk sprindlindik itu juga sudah banyak," tuturnya di Gedung KPK, Kamis (20/2/2020).

Dia menuturkan, selama dua bulan menjabat sebagai wakil ketua KPK jumlah sprindap yang telah ditandatanganinya lebih dari 50 surat. Namun tidak disebutkan terkait kasus apa penyadapan tersebut.

Alex menegaskan bahwa keberadaan Dewan Pengawas (Dewas) KPK tidak berarti kerja-kerja lembaga antirasuah dalam memberantas korupsi dipersulit. Hampir semua surat penyadapan dikabulkan oleh Dewas.

Untuk diketahui Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK mengatur adanya Dewas KPK. Untuk pertama kali orang-orang yang mengisi lembaga itu ditunjuk dan diangkat oleh presiden.

Tugas Dewas antara lain mengawasi pelaksanaan tugas dan wewenang KPK, memberikan izin atau tidak penyadapan, penggeledahaan, penyitaan, menyusun dan menetapkan kode etik pimpinan serta pegawai KPK.

Selain itu, menerima dan laporan dari masyarakat mengenai adanya dugaan pelanggaran kode etik oleh pimpinan dan pegawai dan lainnya.


Editor : Zen Teguh