Pimpinan KPK Lebih Pilih Hadir di Ombudsman daripada Komnas HAM, Ini Alasannya

Ariedwi Satrio ยท Kamis, 10 Juni 2021 - 21:35:00 WIB
Pimpinan KPK Lebih Pilih Hadir di Ombudsman daripada Komnas HAM, Ini Alasannya
Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron memberi penjelasan ke Ombudsman soal polemik TWK. (Foto: MNC Portal Indonesia/Ariedwi Satrio)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron mendatangi kantor Ombudsman Republik Indonesia (ORI) untuk memberi klarifikasi perihal polemik Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) hari ini, Kamis (10/6/2021). Padahal sebelumnya pimpinan KPK tidak memenuhi panggilan Komnas HAM yang tengah melakukan penyelidikan.

Saat ditanya, Ghufron belum dapat menjawab dengan pasti apakah jajarannya akan hadir memenuhi panggilan kedua Komnas HAM. Dia hanya memastikan sampai dengan saat ini, para pimpinan masih menunggu jawaban dari Komnas HAM terkait pelanggaran hak asasi apa dalam pelaksanaan TWK.

"KPK menyampaikan alasan KPK butuh kepastian bahwa yang akan dimintai keterangan kepada KPK itu berkaitan dengan dugaan pelanggaran HAM apa," ucap Ghufron di kantor Ombudsman, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (10/6/2021).

Ghufron menjelaskan alasan KPK mempertanyakan pelanggaran HAM apa dalam pelaksanaan TWK. Sebab, kata Ghufron, dalam Pasal 69 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia menyatakan setiap orang wajib menaati hak asasi manusia orang lain.

Salah satunya, sambung dia, soal HAM yang harus dihormati setiap orang. Kemudian, pada Pasal 3 UU tersebut, asas dasar tentang HAM mengatakan setiap orang berhak mendapatkan perlindungan dan jaminan kepastian hukum.

"Nah salah satu kepastian hukum adalah kepastian apakah undangan itu dalam rangka apa? Kalau ada titelnya mohon maaf. KPK selalu mengundang, meminta keterangan para pihak itu selalu jelas, misalnya si X diminta keterangannya dalam dugaan korupsi pasal berapa," tuturnya.

Editor : Rizal Bomantama

Halaman : 1 2