Polisi Sebut Uus Sukmana Beli Bendera HTI di Facebook

Irfan Ma'ruf ยท Jumat, 26 Oktober 2018 - 14:50 WIB
Polisi Sebut Uus Sukmana Beli Bendera HTI di Facebook

Polisi menggelar press conference kasus pembakaran bendera di Garut. (Foto: iNews.id/Irfan Ma'ruf)

JAKARTA, iNews.idPolisi masih memeriksa intensif pembawa dan pengibar bendera ormas terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dalam acara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Garut Uus Sukmana. Pria asal Payosogan, Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, itu mengaku mendapat bendera HTI dibeli dari online. 

“Uus tahu bendera yang dibawa dan dikibarkan adalah bendera HTI. Yang bersangkutan memperoleh bendera itu beli online melalui Facebook. Diiklankan oleh akun Facebook yang menyebut itu sebagai bendera HTI,” kata Kabareskrim Komjen Pol Arief Sulistyanto di Jakarta, Jumat (26/10/2018).

Menurut Arief, saat ini polisi masih mendalami keterangan Uus dengan menyita handphone-nya. Namun, ternyata handphone yang diduga digunakan untuk bertransaksi pembelian bendera sudah dijual pada Rabu (24/10/2018).

“Polisi sedang menelusuri HP yang sebelumnya untuk mengetahui aktivitas yang dilakukan sebelumnya,” ucap dia.

Arief menuturkan, dalam perkara ini, status Uus masih saksi dan baru akan ditentukan setelah 1X24 jam.

“Saat ini masih saksi, masih ada waktu tiga  jam karena harus 1x24 jam. Tim Dir Cyber dan Subdit Cyber Polda Jabar sedang melakukan investigasi tentang pengupload atau penyebar video,” ujar Arief.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto