Prabowo-Sandi Tak Hadir Sidang, BW: Hatinya Dalam Ruangan Ini

Felldy Utama, Antara ยท Jumat, 14 Juni 2019 - 10:27 WIB
Prabowo-Sandi Tak Hadir Sidang, BW: Hatinya Dalam Ruangan Ini

Ketua Tim Kuasa Hukum Pasangan Calon (Paslon) 02 Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (tengah). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang pendahuluan terkait gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 yang diajukan Badan Pemenangan Nasional (BPN) 02 Prabowo-Sandi. Adapun, agenda dalam persidangan ini yakni mendengarkan pokok permohonan pemohon.

Ketua Tim Kuasa Hukum Pasangan Calon (Paslon) 02 Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto menyampaikan alasan ketidakhadiran pihak principal dalam hal ini Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno di ruang sidang MK hari ini.

"Bahwa beliau, Pak Prabowo-Sandi tidak hadir di MK bukan tidak menghargai. Tapi beliau ingin menjaga muruah konstitusi dan hatinya ada di dalam ruangan ini," kata pria yang akrab disapa BW, di Ruang Sidang MK, Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Dia meyakini proses persidangan di MK akan berjalan baik. Bahkan, pihaknya tidak akan mengulangi kekalahan seperti 2014.

"Siap lah. Ini 2019 'boy', bukan 2014," ujarnya saat ditanya tanggapannya atas perbandingan kekalahan dalam persidangan di MK tahun 2014 dengan saat ini.

BW meminta publik melihat proses persidangan. Termasuk terkait dengan penambahan permohonan gugatan.

"Kita lihat nanti di persidangan," ucapnya.

BW menjelaskan, hakim MK tidak pernah menyatakan perbaikan/penambahan dalil gugatan tidak diperkenankan diajukan melewati batas waktu. Hal itu disampaikan untuk menanggapi pernyataan Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf.

"Hakim MK enggak bilang begitu kok. Kita lihat saja nanti Hakim MK," katanya.

BW juga menanggapi tudingan dirinya melanggar etika advokat karena masih menjabat sebagai Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).

Dia meminta pihak yang menudingnya tidak bertindak layaknya seorang gubernur.

"Siapa bilang (harus nonaktif). Tanya gubernurnya, jangan bertindak layaknya gubernur," ujarnya.

Untuk diketahui, hingga saat ini, pihak pemohon dalam hal ini tim kuasa hukum BPN Prabowo-Sandi tengah membacakan pokok-pokok permohonan atas gugatan terkait PHPU Pilpres 2019.

Pembacaan permohonan itu dibacakan oleh Ketua Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto dan secara bergantian dengan anggota tim kuasa hukum lainnya seperti Denny Indrayana.


Editor : Djibril Muhammad