Ratusan Wisatawan di Tanjung Lesung Hilang Diterjang Tsunami 5 Meter

Antara ยท Minggu, 23 Desember 2018 - 08:48 WIB
Ratusan Wisatawan di Tanjung Lesung Hilang Diterjang Tsunami 5 Meter

Jumlah korban tsunami terus bertambah, petugas gabungan saat ini fokus untuk evakuasi dan penanganan. (Foto: iNews)

PANDEGLANG, iNews.id – Ratusan wisatawan di Tanjung Lesung, Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, diduga hilang diterjang tsunami, Sabtu (22/12/2018) malam. Mereka ditengarai terseret gelombang yang diperkirakan mencapai setinggi lima sampai tujuh meter.

"Kami melihat ratusan orang yang sedang mengadakan kegiatan hiburan menghilang diterjang gelombang pasang," kata Nono, seorang wisatawan asal Bekasi saat ditemui di Kecamatan Panimbang, Minggu (23/12/2018).

Ratusan wisatawan itu, di antaranya ada yang berasal dari karyawan PLN dan Kemenpora yang sedang menyelengarakan acara gathering. Saksi mengaku menyaksikan lokasi hiburan tersebut tergulung gelombang tinggi. Beruntung, saat itu dirinya selamat setelah melarikan ke lokasi perbukitan.


"Kami hanya luka-luka bagian kaki dan tangan juga sudah dijahit oleh petugas Puskesmas Panimbang," ujarnya.

Sariman, seorang warga Tanjung Lesung mengaku dirinya bersama anaknya sempat tergulung ombak setinggi tujuh meter hingga mengakibatkan luka parah di sekujur tubuh. Saat ini, dirinya sudah mendapat bantua medis di Puskesmas Panimbang.

"Kami beruntung setelah terjebak gelombang sedang ada di dalam rumah," ucapnya.

Data sementara di wilayah Panibang, ada 13 orang tewas akibat gelombang tsunami. Kebanyakan merupakan para wisatawan. Petugas gabungan saat ini masih melakukan pendataan dan upaya evakuasi. Prosesnya sedikit sulit karena pagi ini sejumlah wilayah Pandeglang diguyur hujan lebat.

Diketahui tsunami terjadi di Selat Sunda, termasuk menerjang Provinsi Banten dan Lampung. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jumlah korban tewas dalam musibah diperkirakan 23 orang. Di Kabupaten Pandeglang, tercatat 14 meninggal dan 150 orang luka-luka. Sementara di Kabupaten Serang tiga meninggal, empat luka dan dua hilang. Di Lampung Selatan sebanyak 6 orang dan 93 luka-luka.

Editor : Donald Karouw