Retno Pinasti dan Zulfikar Naghi Moderator Debat Keempat Pilpres 2019

Felldy Utama ยท Senin, 25 Maret 2019 - 19:33 WIB
Retno Pinasti dan Zulfikar Naghi Moderator Debat Keempat Pilpres 2019

Komisioner KPU Wahyu Setiawan. (Foto: iNews.id/Felldy Utama).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan Retno Pinasti dan Zulfikar Naghi sebagai moderator debat keempat Pilpres 2019. KPU juga menunjuk sejumlah acara sebagai host di rangkaian debat yang akan berlangsung pada 30 Maret 2019.

Keputusan itu merupakan hasil musyawarah antara Tim Kampanye Nasional (TKN) 01 dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) 02 dengan disaksikan oleh KPU dan Bawaslu.

"Disepakati bahwa penyelenggaraan debat keempat untuk moderator yaitu Retno Pinasti dan Zulfikar Naghi," kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan di Kantor KPU, Jakarta, Senin (25/3/2019).

Tak hanya moderator, untuk debat keempat ini KPU bersama masing-masing tim sukses pasangan calon menyepakati sejumlah host yang akan bertugas di setiap rangkaian debat keempat tersebut.

"Host untuk prosesi pengundian pada debat keempat yaitu Wanda Dwi Utari dan Rori Asyari. Host untuk press conference yaitu Aviliani Malik dan Reza Ramadhansyah. Host off air dan wall of fame debat keempat yakni Prisca Niken dan Wahyu Wiwoho," ujar Wahyu.

Dia menerangkan, keberadaan para host ini berdasarkan masukan dari TKN dan BPN setelah mengevaluasi pelaksanaan debat sebelumnya.

Debat keempat Pilpres 2019 akan kembali mempertemukan pasangan capres yakni Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto. Debat dijadwalkan berlangsung pada 30 Maret 2019 di Hotel Shangrila, Jakarta.

Tema yang akan diangkat dalam debat keempat ini yaitu ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, serta hubungan internasional.

KPU telah menetapkan para panelis untuk debat itu. Mereka, Direktur Pascasarjana IAIN Salatiga Zakiyuddin dan akademisi Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta J Haryatmoko untuk ideologi.

Dekan FISIP UGM Erwan Agus Purwanto, akademisi FISIP UI Valina Singka Subekti dan Sekjen Transparency International Indonesia Dadang Tri Sasongko untuk pemerintahan.

Direktur Eksekutif Imparsial Al Araf dan Rektor Universitas Cendrawasi Apolo Safanpo untuk pertahanan dan keamanan.

Pengajar HI FISIP Unair I Basis Eko Soesilo dan Akademisi FISIP UI Kusnanto Anggoro untuk hubungan internasional.


Editor : Zen Teguh