Revisi Visi Misi Dinilai Akan Pengaruhi Elektabilitas Prabowo-Sandi

Sindonews ยท Senin, 14 Januari 2019 - 20:23 WIB
Revisi Visi Misi Dinilai Akan Pengaruhi Elektabilitas Prabowo-Sandi

Capres dan Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Revisi visi misi pasangan capres cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno dinilai akan merugikan pasangan calon (paslon) nomor urut 02 itu. Revisi dinilai akan berdampak negatif terhadap elektabilitas Prabowo-Sandi.

Kepala Departemen Politik dan Pemerintahan The Habibie Center, Bawono Kumoro mengatakan, undecided voters alias masyarakat yang belum menentukan pilihan akan menilai pasangan ini kurang serius.

"Padahal undecided voters merupakan harapan utama Prabowo-Sandi untuk mengejar ketertinggalan elektabilitas dari petahana di sisa waktu tiga bulan," ujar Buwono, Jakarta, Senin (14/1/2019).

Selain itu, revisi terhadap visi misi juga menunjukkan rendahnya tingkat soliditas BPN Prabowo-Sandi. "Ada pesan tersirat di balik revisi tersebut bahwa terdapat pemikiran-pemikiran dari sejumlah tokoh kunci di BPN belum terakomodasi di dokumen visi misi," ucapnya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menolak permintaan BPN Prabowo-Sandi untuk merevisi visi misi yang sudah diajukan. KPU menilai visi misi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dokumen pencalonan.

Apalagi, saat pendaftaran pasangan calon, KPU sudah memberikan tenggat waktu jika mau ada revisi dokumen. Saat ini visi misi pasaangan calon (paslon) sudah dipublikasikan melalui situs resmi KPU.

Upaya revisi visi misi diajukan BPN Prabowo-Sandi menjelang pelaksanaan acara debat pilpres. Ada empat poin yang diajukan dalam revisi tersebut.

Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan, revisi pertama menyangkut tata bahasa agar mudah dipahami oleh masyarakat. Kedua, BPN memperkuat referensi dan dasar utama visi misi yang berlandaskan pada Pancasila serta UUD 1945.

Ketiga, perubahan struktur kalimat pesan visi yang ditawarkan oleh pasangan Prabowo-Sandiaga. Keempat perubahan layout atau tata letak dari desain dokumen visi misi.


Editor : Kurnia Illahi