Satpam OJK yang Gantung Diri Sempat Cari Pinjaman Rp22 Juta

Aditya Pratama ยท Kamis, 28 November 2019 - 13:45 WIB
Satpam OJK yang Gantung Diri Sempat Cari Pinjaman Rp22 Juta

Ilustrasi gantung diri

JAKARTA, iNews.id - Polsek Sawah Besar menyebut satpam Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang ditemukan tewas gantung diri pagi tadi di Kantor OJK sedang terlilit utang. Bahkan, korban disebut belakangan ini tengah mencari pinjaman sebesar Rp22 juta untuk membayar utang.

"Hasil pemeriksaan memang korban sedang cari pinjaman uang Rp22 juta. Kami tak tahu utang sama siapa," ujar Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro kepada wartawan, Kamis (28/11/2019).

BACA JUGA:

Satpam Ditemukan Tewas Bunuh Diri, Ini Penjelasan OJK

Satpam Kantor OJK Bunuh Diri Diduga Terlilit Utang

Eliantoro menambahkan, polisi masih melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap beberapa saksi. Termasuk kemungkinan pinjaman ke salah satu rekannya.

"Ada sekuriti yang ingin dipinjamkan ke temannya. Masih pemeriksaan lebih lanjut. Sementara, dia diduga entah ada piutang belum tahu," katanya.

Petugas Pengamanan (Satpam) Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jakarta Pusat nekat bunuh diri, Kamis (28/11/2019) pagi. Polisi masih menyelidiki peristiwa tersebut.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, AKBP Tahan Marpaung mengatakan, informasi yang diterima motif gantung diri karena persoalan utang.

"Security OJK gantung diri tadi pagi. Satpam informasinya banyak utang," ujar Tahan ketika dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (28/11/2019).

 


Editor : Djibril Muhammad