Sekda Jabar soal Rp1 M Meikarta: Saya Tak Pernah Bertemu Bupati Neneng

Antara, Okezone ยท Senin, 14 Januari 2019 - 19:43 WIB
Sekda Jabar soal Rp1 M Meikarta: Saya Tak Pernah Bertemu Bupati Neneng

Sekda Pemprov Jabar Iwa Karniwa mengaku belum pernah bertemu dengan Bupati nonaktif Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Lippo Group terkait kasus izin proyek Meikarta. (Foto: iNews.id)

BANDUNG, iNews.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) Iwa Karniwa mengatakan belum pernah bertemu dengan Bupati nonaktif Bekasi Neneng Hasanah. Dia juga mengaku tidak pernah bertemu dengan Lippo Grup terkait terkait izin proyek Meikarta.

"Terkait informasi bahwa saya menerima atau meminta uang Rp1 miliar terkait pengurusan RDTR Kabupaten Bekasi yang berhubungan dengan Meikarta. Selama ini saya tidak pernah bertemu Bupati Neneng ataupun pihak Lippo sama sekali," kata Iwa saat dikonfirmasi, Senin (14/1/2019).

BACA JUGA:

Bupati Bekasi Neneng Kembalikan Uang Suap Meikarta Total Rp11 Miliar

Bupati Neneng:Tjahjo Kumolo Minta Tolong Saya Bantu Perizinan Meikarta

KPK Ungkap Anggota DPRD Bekasi Pelesiran ke Thailand Dibiayai Meikarta

Selama rapat pembahasan izin proyek Meikarta, dia menjelaskan, tidak pernah menghadiri. Dia beralasan, pembahasan tersebut di luar kewenanganannya.

"Saat urusan Meikarta, bahkan revisi RDTR Bekasi, saya tidak memiliki kewenangan di BKPRD Jabar, bahkan mengikuti sekalipun rapatnya tidak pernah," ujar Iwa.

Dia menambahkan, telah menjelaskan semua yang diketahuinya saat dimintakan keterangan penyidik KPK beberapa lalu terkait kasus suap perizinan tersebut.

"Semua yang saya ketahui dan saya pahami sudah disampaikan pada penyidik KPK saat diminta memberi kesaksian beberapa waktu lalu," ujarnya.

Adalah Neneng Hasanah Yasin yang pertama kali menyebut Iwa Karniwa meminta uang Rp1 miliar. Hal itu terungkap saat Neneng menjadi saksi dalam sidang lanjutan dugaan kasus suap proyek Meikarta, di Pengadilan Tipikor Bandung, hari ini.

Neneng mengaku, mendapat informasi Iwa Karniwa meminta uang Rp1 miliar dari laporan bawahannya, Neneng Rahmi, yang merupakan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi.

"Saya mendengar dari Neneng Rahmi, Pak Iwa, Sekda Jabar minta satu miliar," ujar Neneng saat ditanya salah satu jaksa KPK mengenai aliran dana suap.


Editor : Djibril Muhammad