Senator SBANL Serap Aspirasi Pelaku Pertanian Sulut

Rizqa Leony Putri ยท Selasa, 11 Mei 2021 - 12:14:00 WIB
Senator SBANL Serap Aspirasi Pelaku Pertanian Sulut
Kunker Anggota Komite II DPD RI Stefanus BAN Liow. (Foto: dok DPD RI)

MINAHASA SELATAN, iNews id - Anggota Komite II DPD RI Stefanus BAN Liow mengadakan kunjungan kerja (kunker) dan pertemuan. Agenda tersebut berlangsung di Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Minahasa Selatan, Senin (10/5/2021).

Kunker ini dilaksanakan dalam rangka menginventarisasi materi terkait RUU Perubahan atas UU Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan. Pria yang dikenal dengan Senator SBANL ini juga turut menyerap aspirasi dari para peserta yang hadir.

Adapun peserta yang terdiri dari unsur pemda, kepala/koordinator BPP, penyuluh, KTNA, pengurus kelompok tani, serta Himpunan Masyarakat Tani dan Nelayan. Mereka memberikan catatan kritis, masukan dan usulan serta mendesak perlu adanya perubahan UU Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan.

(Foto: dok DPD RI)

Berbagai pernyataan substansi dan konstribusi pemikiran diungkapkan Kadis Pertanian dan Peternakan Kabupaten Minsel Franky Pasla, Kabid Penyuluhan Verby Rumintjap, Penyuluh Senior Jan Sumakul, serta Ketua Kelompok sekaligus Penyuluh Swadaya Tani Johny Tambun. Tak ketinggalan, Pengurus KTNA Sulut Denny Sambow dan Grace Taliwongso dari Himpunan Masyarakat Tani dan Nelayan Sulut.

Hal substansi yang terungkap di antaranya, yaitu kelembagaan penyuluh yang hilang, kekurangan ketenagaan dan minimnya kesejahteraan penyuluh, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Bahkan, juga mengenai ketidakadaan anggaran penyuluh praktis, hingga tenaga penyuluh yang semakin habis seiring waktu.

Dalam kesempatan dialog, seorang penyuluh dengan mengusulkan agar penyuluh pertanian PNS ditarik menjadi pegawai pusat, seperti halnya penyuluh perikanan. Sementara itu, Stefanus memberikan apresiasi atas konstribusi pemikiran dari peserta terkait UU Nomor 16 Tahun 2006.

(Foto: dok DPD RI)

Menurutnya, penyuluh pertanian, perikanan dan kelautan mempunyai peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas sebagai pelaku utama dan pelaku usaha.

"Oleh karena itu, sebagai wakil daerah, tentunya memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk terus menjembatani aspirasi dan kepentingan daerah," katanya seraya berterima kasih kepada Bupati Minsel Franky Donny Wongkar dan Wakil Bupati Petra Yanny Rembang yang memfasilitasi pelaksanaan kunker dan pertemuan. 

Tak hanya itu, Kadis Pertanian dan Peternakan Kabupaten Minsel Franky Pasla bersama Sekretaris August Sumayow, Kabid Penyuluhan Verby Rumintjap, serta Kabid Hortikultura Brian Rantung turut memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Senator Stefanus yang memilih Kabupaten Minsel sebagai tujuan kunker. Terlebih, adanya pertemuan terkait UU Nomor 16 Tahun 2006 tentang SP3, serta pembangunan pertanian pada umumnya. (CM)

Editor : Rizqa Leony Putri