Sidang Eksepsi Ditunda karena Kivlan Harus Operasi Pengangkatan Serpihan Granat Nanas

Antara ยท Kamis, 03 Oktober 2019 - 17:10 WIB
Sidang Eksepsi Ditunda karena Kivlan Harus Operasi Pengangkatan Serpihan Granat Nanas

Terdakwa perkara dugaan kepemilikan senjata api ilegal, Kivlan Zen. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Sidang pembacaan eksepsi terdakwa Kivlan Zen ditunda Kamis (10/10/2019) yang seharusnya dilaksanakan hari ini. Sidang ditunda karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan dua keberatan, salah satunya kesehatan Kivlan Zen.

Mantan Kas Kostrad TNI (Purn) itu harus menjalani operasi pengangkatan serpihan granat nanas yang bersarang di kakinya. Dalam perkara ini Kivlan didakwa memiliki senjata api ilegal.

"Setelah kami pertimbangkan dalam hal ini karena memang berkaitan dengan masalah kesehatan maka kami juga akan melakukan pembantaran berdasarkan penetapan dari majelis," ujar Hakim Hariono di PN Jaksel, Kamis (10/10/2019).

BACA JUGA:

Sidang Pembacaan Eksepsi Kivlan Zen Ditunda Pekan Depan

Polisi Pastikan Kasus Mantan Kas Kostrad Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen Berlanjut

Keberatan lainnya yang menyebabkan persidangan ditunda, yaitu JPU menilai kuasa hukum Kivlan Zen, Tonin Tachta melanggar kode etik profesi advokat dalam organisasi Kongres Advokat Indonesia (KAI). Hakim Hariono kemudian meminta JPU untuk menghadirkan KAI ke persidangan selanjutnya.

"Mohon izin majelis hakim, kami minta waktu untuk satu minggu untuk bisa menghadirkan ketua dari KAI di mana saudara Penasihat Hukum Tonin telah melanggar kode etik," kata Fahtoni.


Editor : Kurnia Illahi