Sidang Tuntutan Nunung Ditunda Pekan Depan karena Jaksa Tak Siap

Wildan Catra Mulia ยท Rabu, 06 November 2019 - 18:03 WIB
Sidang Tuntutan Nunung Ditunda Pekan Depan karena Jaksa Tak Siap

Komedian Nunung dan suaminya, July Jan Sambiran di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (6/11/2019). (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia).

JAKARTA, iNews.id – Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menunda sidang tuntutan terhadap terdakwa perkara narkoba Tri Retno Prayudati alias Nunung dan suaminya, July Jan Sambiran. Penundaan karena jaksa penuntut umum tidak siap membacakan tuntutan.

"Karena tuntutan dari jaksa belum siap, dengan ini sidang ditunda hingga pekan depan," kata Hakim Ketua Agus Widodo di ruang sidang PN Jakarta Selatan, Rabu (6/11/2019). Hakim kemudian menutup sidang.

Ditemui usai persidangan, JPU Boby mengaku berkas tuntutan belum selesai dikerjakan lantaran perkara Nunung dan July Jan harus melewati sejumlah tahapan. Rencana tuntutan (rentut) sedang diproses Kejaksaan Tinggi.

"Jadi istilahnya rencana penuntutan masih Kejaksaan Tinggi. Kalau rentutnya di Kejari saja biasanya langsung jadi. Kalau di Kejati kita musti nunggu dulu. Ini kan perkara dari Kejati," kata dia.

Kendati demikian, dia meyakini jaksa bakal menyelesaikan tuntutan tersebut dan siap dibacakan di agenda persidangan minggu depan.

BACA JUGA: Datang ke Persidangan dengan Kaki Pincang, Nunung Ngaku Tendang Tempat Tidur

Sementara itu, Nunung mengaku pasrah dengan penundaan sidang tuntutan ini. Dia bersama sang suami hanya bisa berdoa semonga mendapat tuntutan seringan mungkin.

"Ya mesti harus nunggu, masak memaksa. Kami tunggu saja, mungkin minggu depan selesai. Kami kooperatif," kata pelawak yang bersinar di Srimulat ini.

Persidangan Nunung dan suaminya digelar sejak 2 Oktober 2019. Sidang digelar setiap Rabu, dipimpin majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara, yakni Agus Widodo sebagai hakim ketua dengan dua hakim anggota yakni Djoko Indarto dan Ferry Agustina Budi Utami.

Nunung dan suaminya ditangkap petugas Polda Metro Jaya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan pada 19 Juli 2019 sekitar pukul 13.15 WIB. Dia diringkus setelah melakukan transaksi sabu dengan Hery Moharianto alias Hery alias Tabu.

Atas perbuatannya dia didakwa melanggar Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman di atas lima tahun penjara.


Editor : Zen Teguh