SNMPTN 2020: 96.496 Peserta Dinyatakan Lulus

Antara ยท Rabu, 08 April 2020 - 13:56 WIB
SNMPTN 2020: 96.496 Peserta Dinyatakan Lulus

Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Mohammad Nasih. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 96.496 peserta seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) 2020 dinyatakan lulus oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Jumlah itu tersebar di 86 perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia.

"Peserta yang lulus seleksi pada 86 perguruan tinggi ada 96.496 siswa," ucap Ketua LTMPT, Mohammad Nasih di Jakarta, Rabu (8/4/2020).

Sebanyak 25.398 siswa yang dinyatakan lulus merupakan penerima manfaat Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang diseleksi dari 95.346 pendaftar. SNMPTN 2020 ini menyediakan 101.772 kursi untuk mahasiswa baru. Sementara pendaftar tercatat ada 489.601 orang.

"Perbandingan yang mendaftar dan ketersediaan kursi sebesar 19,74 persen," katanya.

Siswa yang dinyatakan lulus SNMPTN 2020 wajib hadir saat daftar ulang dengan waktu dan tempat ditetapkan oleh masing-masing perguruan tinggi negeri. Kehadiran calon mahasiswa menentukan proses verifikasi dan status penerimaan peserta SNMPTN 2020 sebagai mahasiswa di perguruan tinggi negeri tujuan.

Peserta yang lulus SNMPTN 2020 dan merupakan penerima manfaat KIP Kuliah juga harus menjalani proses verifikasi kondisi ekonomi keluarga. Siswa yang dinyatakan lulus diharap memperhatikan hal-hal tersebut.

"Siswa yang dinyatakan lulus seleksi harus memperhatikan hal-hal diatas, baru kemudian dinyatakan diterima di perguruan tinggi," kata Nasih.

Penerimaan mahasiswa perguruan tinggi negeri dilakukan melalui tiga jalur yakni SNMPTN, seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN), dan seleksi mandiri. SNMPTN yang dilakukan berdasarkan nilai akademik dan prestasi memiliki kuota penerimaan minimum 20 persen untuk setiap program studi di perguruan tinggi negeri.

SBMPTN dilakukan berdasarkan nilai ujian tulis berbasis komputer memiliki kuota penerimaan minimum 40 persen untuk setiap program studi di perguruan tinggi negeri. Sedangkan kuota penerimaan melalui jalur seleksi mandiri maksimum 30 persen untuk setiap program studi di perguruan tinggi negeri.

Editor : Rizal Bomantama