Soal People Power, Aria Bima: Itu Bentuk dari Kekecewaan

Wildan Catra Mulia ยท Rabu, 17 April 2019 - 18:45 WIB
Soal People Power, Aria Bima: Itu Bentuk dari Kekecewaan

Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Aria Bima. (Foto: iNews.id/Ilma De Sabrini)

JAKARTA, iNews.id – Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi–Ma’ruf, Aria Bima, mengingatkan, jika pihak Prabowo-Sandi melihat ada kecurangan dalam Pemilu 2019 ini, silakan diselesaikan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Dia menilai ancaman pergerakan people power oleh kubu lawan sebagai bentuk dari kekecewaan semata karena kalah dalam kompetisi politik.

People power tuh bentuk dari kecewa, marah. Kalau ada kecurangan, tunjukkan kecurangannya. Bisa dikatakan kalau Prabowo kalah dicurangi, kecurangan dimana? Curangnya dimana? Harus jelas,” kata Aria di Jakarta, Rabu (17/4/2019).

Menurut dia, Indonesia punya lembaga hukum yang dapat menyelesaikan sengketa pemilu. Karena itu, menempuh jalur hukum lebih tepat daripada menggerakkan massa dalam jumlah banyak.

BACA JUGA: Prabowo: Ada Upaya Lembaga-Lembaga Survei Giring Opini Kita Kalah

“Ada Bawaslu, ada MK (Mahkamah Konstitusi). Jadi, mengkritisi kinerja KPU itu, saya sepakat supaya KPU kerja on the track. Tetapi mencurigai kerja KPU itu tak betul. Ini negara demokrasi, tidak usah people power, karena kita enggak ada mekanisme seperti itu,” ujarnya.

Politikus PDIP itu mengklaim, selama Indonesia menjalani pesta demokrasi, dipastikan tak ada kecurangan terjadi. “Kita sudah empat kali mengadakan pilpres. Kita sudah tahu bagaimana rakyat ini berkehendak. Partai politik juga terus memperbaiki proses pemilu. Jangan meremehkan rakyat Indonesia dalam pemilihannya,” katanya.


Editor : Ahmad Islamy Jamil