Soal Pidato Pancasilais, Surya Paloh Tepis Sindir PDIP

Aditya Pratama ยท Sabtu, 09 November 2019 - 16:33 WIB
Soal Pidato Pancasilais, Surya Paloh Tepis Sindir PDIP

Ketua Umum Partai Nasdem

JAKARTA, iNews.id – Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menepis pidatonya tentang partai yang mengeklaim sebagai nasionalis dan pancasilais diarahkan kepada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Dia menganggap partai pimpinan Megawati Soekarnoputri tersebut sebagai sahabat.

Paloh juga menyangkal ucapannya tentang partai nasionalis dan pancasilais saat membuka Kongres II Parta Nasdem, Jumat (8/11/2019) malam sangat emosional. Menurutnya, ucapan itu biasa saja.

"PDIP kan sahabat. Kita bersahabat dengan semuanya. Untuk apa saling menyinggung, salah lagi kita," ujar Paloh di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (9/11/2019).

Paloh saat membuka Kongres II Nasdem menyebut ada pihak yang mengaku sebagai partai paling nasionalis dan pancasilais, namun dalam praktiknya tidak mencerminkan kedua hal tersebut.

BACA JUGA: Politikus PDIP Tanggapi Pidato Surya Paloh: Kita Diingatkan tentang Kedewasaan Politik

Menurut dia, penilaian itu muncul lantaran pihaknya sering mendapatkan kecurigaan dari pihak lain dan itu tidak mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Tanpa menyebutkan secara eksplisit partai yang dimaksud, dia menantang parpol yang mengklaim diri nasionalis dan pancasilais untuk membuktikan klaim tersebut.

“Pancasila sebagai pegangan kita, tapi kita tidak laksanakan itu. Ngakunya partai nasionalis, partai yang Pancasilais, ya buktikan saja. Rakyat membutuhkan pembuktian partai mana yang paling menanamkan nilai-nilai Pancasila,” katanya.

Ucapan itu pun menuai polemik. Pidato Paloh dianggap sejumlah kalangan untuk menyindir PDIP. Terlebih hubungan Paloh dengan Mega dikabarkan tak lagi harmonis seusai Pemilu 2019.

Paloh juga mengklarifikasi mengenai keberadaan pihak yang mencurigai pertemuannya dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dia menyebut ucapan itu juga tidak dialamatkan kepada siapa pun, termasuk Presiden Joko Widodo.

"Nggak juga (menyinggung Jokowi). Artinya memang masalah kewajaran kita, memberikan pencerahan itu baik," ucap Paloh.

Untuk diketahui, saat menghadiri HUT ke-55 Partai Golkar, Jokowi menyapa para tamu, termasuk Surya Paloh. Jokowi dengan berkelakar menyebut wajah Paloh cerah setelah berangkulan dengan Presiden PKS Sohibul Iman.

"Bapak Surya Paloh kalau kita lihat malam hari ini lebih cerah dari biasanya. Wajahnya cerah setelah berangkulan dengan Pak Sohibul," kata Jokowi di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (6/11/2019).


Editor : Zen Teguh