Sohibul Iman: Indonesia Punya Tanggung Jawab Moral atas Keberlangsungan IIFP

iNews.id ยท Kamis, 13 Februari 2020 - 17:47 WIB
Sohibul Iman: Indonesia Punya Tanggung Jawab Moral atas Keberlangsungan IIFP

Presiden PKS Sohibul Iman memberikan sambutan dalam pertemuan ke-4 Forum Parlemen Muslim Dunia, di Jakarta, Kamis (13/2/2020). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id – Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menyambut baik pelaksanaan pertemuan ke-4 The International Islamic Forum of Parliaments (IIFP) atau Forum Anggota Parlemen Muslim Dunia yang digelar di Jakarta. Pada perhelatan kali ini, Fraksi PKS di DPR ditunjuk sebagai tuan rumah pertemuan IIFP 2020.

Sohibul mengatakan, dia dan segenap Bangsa Indonesia memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga IIFP 2020 karena forum ini dicetuskan pertama kali di Indonesia. “Secara khusus kami menyambut baik agenda IIFP 2020 untuk mengukuhkan kerja sama antaranggota Parlemen Muslim yang tergabung dalam IIFP 2020. Kami memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga lembaga ini karena dulu dicetuskan di Indonesia,” ujar dia di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (13/2/2020).

Mantan rektor Universitas Paramadina itu pun menekankan pentingnya keberlangsungan IIFP agar setiap anggota parlemen bisa memberikan kontribusi bagi perbaikan perpolitikan dan kesejahteraan masyarakat di masing-masing negara delegasi. Secara struktural, Sohibul juga memberikan dukungan sebesar-besarnya kepada anggota FPKS untuk terlibat secara penuh di IIFP.

“Saya Presiden PKS tentu akan mendukung sebesar besarnya, seluas-luasnya kepada anggota kami di DPR untuk terlibat secara penuh dalam organisasi ini dan memberikan kontribusi sebesar besarnya,” tuturnya. Sohibul juga mengucapkan selamat kepada pengurus IIFP yang akan menggelar rapat di Jakarta dan berharap forum tersebut menghasilkan hal positif bagi keberlangsungan organisasi.

Sementara, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengaku mendapatkan kehormatan dengan kunjungan delegasi IIFP. Setelah berkunjung ke pimpinan DPR yang diterima oleh Rachmad Gobel, delegasi kemudian diterima dan dijamu pimpinan MPR oleh Hidayat Nur Wahid.

Hidayat ingin agar kerja sama antaranggota parlemen muslim dunia terus terjalin untuk mengangkat isu-isu demokrasi dan kemanusiaan global. “Delegasi menyampaikan agar terus demokratisasi dan pentingnya berjuang lewat parlemen untuk isu-isu kemanusiaan seperti Palestina, Rohingnya, dan lainnya,” ucap mantan ketua MPR itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil