Sopir Truk Resah, Pungli Kembali Merajalela di Tanjung Priok

Yohannes Tobing ยท Kamis, 21 Oktober 2021 - 11:17:00 WIB
Sopir Truk Resah, Pungli Kembali Merajalela di Tanjung Priok
Ilustrasi. Pungli kembali terjadi di Tanjung Priok (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Aksi pemungutan liar kepada sopir kontainer kembali terjadi di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Rabu (20/10/2021) dan viral di media sosial. Padahal sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah meminta agar pungli di Tanjung Priok diberrantas.

Dari rekaman video yang viral tersebut, tampak seorang sopir berinisial B mengemudikan truk bernomor polisi B 9206 UIX menyelipkan uang pungli tersebut ke mesin crane nomor 13

"Ini nih, minta pungli dia ini. Sopirnya yang minta. Saya lihat sendiri, saya berani jadi saksi," ucap perekam video tersebut. Tak berapa lama, sang perekam langsung mendatangi tempat crane dan memperlihatkan uang didalam sebuah kotak. 

Sementara itu terkait kasus pungli, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Sang Ngurah Wiratama membenarkan hal ini dan polisi telah menangkap satu pelaku pemungutan liar yang terjadi dari dalam video tersebut. 

"Ya, itu betul terjadi. Kejadiannya tanggal 19 sore begitu kita mendapatkan informasi tersebut dari tim Cyber siang kita temukan. Sore sudah kita tangkap tanggal 20-nya," kata Tama saat ditemui di Mapolres, Kamis (21/10/2021). 

Menurut Tama, berdasarkan pemeriksaan sementara yang dilakukan. Pelaku berinisial R merupakan karyawan outsourcing dari MTI yang bekerja sebagai operator crane atau tango. 

"Yang bersangkutan sejak bulan ini aja beraksi. Besarannya tidak besar, sekitar Rp5.000 tapi kalau bebera truk cukup banyak juga kalau dikumpulkan dan ini masih kita kembangkan," tuturnya. 

Adapun dalam kasus pemungutan liat atau pungli ini, Polisi mengamankan sejumlah uang sebesar Rp5.000 dan handphone dan saksi yang merekam video sudah kita amankan sebagai barang bukti. 

"Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 368 KUHP (dengan ancaman 9 tahun penjara)," katanya. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq

Bagikan Artikel: