Susunan Kabinet Jokowi Diumumkan Pagi Ini, Yusril Ingatkan Pembenahan Hukum

Wildan Catra Mulia ยท Senin, 21 Oktober 2019 - 07:00 WIB
Susunan Kabinet Jokowi Diumumkan Pagi Ini, Yusril Ingatkan Pembenahan Hukum

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia).

JAKARTA, iNews.id – Presiden Joko Widodo akan memperkenalkan para menteri yang akan membantunya dalam pemerintahan lima tahun mendatang. Susunan Kabinet Kerja II itu telah rampung diselesaikan.

Siapa saja? Presiden Jokowi tidak bersedia membocorkan. Mantan gubernur DKI Jakarta ini meminta publik untuk menunggu pengumuman tersebut.

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra yang pernah disebut-sebut menjadi kandidat menteri mengaku tidak tahu-menahu tentang komposisi kabinet. Dia juga menepis isu yang menyebut dirinya akan jadi menteri.

Kendati demikian, ditanya soal pemerintahan Jokowi-Ma’ruf mendatang, Yusril mengingatkan pentingnya pembenahan sektor hukum.

"Sangat perlu adalah informasi dalam bidang hukum, apa itu dalam menyederhanakan aturan-aturan dan menjamin keadilan dan terutama sekali kepastian hukum," kata Yusril usai mengikuti Sidang Paripurna MPR pelantikan Jokowi-Ma’ruf di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

BACA JUGA: Jokowi Perkenalkan Menteri Kabinet Kerja Senin Pagi

Menurut Yusril, jika penegakan hukum tidak dibenahi dari sekarang, segala visi dan misi lima tahun kedepan akan terasa sia-sia. Sektor hukum merupakan komponen paling penting.

Dengan cara itu, kata Yusril, akan menopang ekonomi serta kestabilan sosial dan politik. Peranan hukum sangat sentral sehingga jika tidak dibenahi secara serius, negara tidak akan maju.

Pakar hukum tata negara ini yakin pemerintahan Jokowi-Maruf akan mampu membawa Indonesia menjadi negara maju. Syaratnya, agenda pemerintahan semua berjalan.

"Mudah-mudahan bisa menjalankan roda pemerintahan dengan baik lima tahun ke depan, dalam penyederhanaan birokrasi, penyederhanaan aturan-aturan, supaya kita bergerak cepat supaya tidak tertinggal dengan negara lain," katanya.


Editor : Zen Teguh