Tak Ingin Kerusuhan Terulang, Ribuan Warga Serukan Perdamaian

Mohammad Yamin, Abdul Rochim ยท Kamis, 23 Mei 2019 - 23:34 WIB
Tak Ingin Kerusuhan Terulang, Ribuan Warga Serukan Perdamaian

Ribuan warga dari berbagai elemen menyerukan perdamain di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2019). (Foto: iNews.id/Abdul Rochim).

JAKARTA, iNews.id, - Sekitar 5.000 warga dari berbagai elemen yang tergabung dalam Gerakan Damai Indonesia berkumpul di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta, Kamis (23/5/2019). Mereka menyerukan perdamaian pasca-kerusuhan yang melanda Jakarta pada 22 Mei 2019.

Elemen masyarakat tersebut terdiri atas Emak-Emak JOS EGP, Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama, Persatuan Mahasiswa Muslim Indonesia (PMII), Perhimpunan Mahasiswa Katholik Indonesia (PMKRI), dan Komunitas Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI).

Ada juga Forum Dai Indonesia, dan Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmahbudhi), kalangan habaib, santri, Kelompok Betsi Semplang dan Massa Serikat Buruh.

Secara bergiliran, massa terus berdatangan hadir hingga memutuskan melakukan buka puasa bersama di lokasi. Sebelum buka bersama, massa juga disuguhi hiburan rampak gendang dan kesenian tradisional.

Dalam kesempatan tersebut, masing-masing perwakilan elemen masyarakat secara tertib dan berurutan menyampaikan orasinya.

Mereka antara lain mengajak semua elemen masyarakat untuk menjaga keutuhan NKRI dan menghindari tindakan anarkis baik berupa perusakan terhadap aset negara, pembakaran, maupun perusakan terhadap fasilitas publik.

Aminullah salah seorang perwakilan massa mengatakan, mereka berterima kasih kepada anggota TNI dan Polri yang segenap jiwa menjaga aksi kedaulatan rakyat dan membuat Indonesia tetap aman. Dia berharap, Indonesia ke depan bisa semakin damai dan masyarakat bisa lebih dewasa menyikapi hasil demokrasi.

“Kami di sini dari berbagai perwakilan. Ada dari Mahasiswa Cipayung, PCNU Jakarta Barat mendukung upaya Polri dan TNI untuk menjaga keamanan Indonesia,” katanya.

Hal sama dilontarkan Nuruzzaman yang mewakili Banser. Dia mendukung langkah Polri dan TNI menindak tegas pihak-pihak yang melakukan langkah inkonstitusional dan memanfaatkan kondisi politik yang belum kondusif.

“Kami ingin masayarakat hidup dengan damai, bekerja dengan tenang, karena kita adalah sesama anak bangsa Indonesia,” serunya.

Mereka juga menyatakan berbelasungkawa atas kejadian kerusuhan yang terjadi sebelumnya hingga merenggut korban jiwa.

Massa yang menghadiri aksi damai ini juga yakin bahwa baik pendukung pasangan capres 01 maupun 02 adalah orang-orang yang cinta damai.

“Pendukung 02, sebagaimana pendukung 01 adalah orang-orang yang cinta damai. Kami yakin mereka tidak mungkin melakukan tindakan anarkis. Kami dukung TNI dan Polri. Tidak ada tempat di negeri ini buat perusuh,” kata Habib Bakri Assegaf.

Massa juga sepakat agar semua kerusuhan disudahi dan mendukung upaya hukum yang dilakukan oleh pasangan Prabowo–Sandi yang mengajukan gugatan melalui Mahkamah Konstitusi (MK).


Editor : Zen Teguh