Tanggapi Quick Count, PBNU: Tunggu Rekapitulasi KPU

Antara ยท Rabu, 17 April 2019 - 18:14 WIB
Tanggapi Quick Count, PBNU: Tunggu Rekapitulasi KPU

Ilustrasi rekapitulasi suara. (Foto: Dok iNews).

JAKARTA, iNews.id - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menekankan, exit poll dan quick count bukan lah hitungan legal yang dapat dijadikan dasar penetapan perolehan suara calon presiden-wakil presiden.

"Hasil akhir perolehan suara pilpres adalah yang kelak ditetapkan dan diumumkan KPU Mei mendatang," kata Ketua Pengurus Harian Tanfidziyah PBNU, Robikin Emhas, Rabu (17/4/2019).

Secara akademis, kata dia, hasil exit poll dan quick count merupakan cerminan hasil pemilu, bukan hasil akhir perhitungan sebenarnya. Karena itu, dia mengimbau agar masyarakat tidak berlebihan merespons hasil hitung cepat tersebut.

BACA JUGA: PBNU: Jangan Respons Hasil Quick Count Berlebihan

Hasil akhir pemilu, baru akan diketahui usai rekapitulasi di tingkat nasional oleh KPU pada Mei 2019. Rekapitulasi dilakukan berjenjang, mulai dari desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi hingga tingkat nasional.

"Kita memakluminya karena KPU melakukan penghitungan dan rekapitulasi perolehan suara secara manual. Bukan elektronik yang rentan resiko diretas," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal