Tegur Pemda, Mendagri Tito Terjunkan Inspektorat Jenderal untuk Pantau Realisasi APBD

Dominique Hilvy Febriani · Jumat, 26 November 2021 - 09:22:00 WIB
Tegur Pemda, Mendagri Tito Terjunkan Inspektorat Jenderal untuk Pantau Realisasi APBD
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta percepatan realisasi APBD. (Foto: Dok/iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegur pemerintah daerah (Pemda) yang realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)-nya masih rendah. Sebab percepatan realisasi APBD menjadi salah satu arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Tito menjelaskan, sama halnya dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), realisasi belanja APBD juga berperan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi secara nasional.

Alasannya, kata Mendagri, belanja daerah akan mendorong bertambahnya uang beredar di tengah masyarakat. Dampaknya, daya beli dan konsumsi di tingkat rumah tangga juga akan meningkat. Selain itu, belanja APBD juga dapat menstimulus pihak swasta yang keuangannya tengah mengalami kontraksi akibat pandemi Covid-19.

“Karena kita tahu bahwa lebih dari 700 triliun anggaran dari pemerintah pusat itu ditransfer ke daerah, dan daerah juga memiliki ruang fiskal dari pendapatan asli daerah maupun dari sumber lainnya yang sesuai dengan Undang-Undang,” ujar Tito dalam laman Kemendagri, Jumat (26/11/2021).

Hal itu disampaikan Tito saat Rapat Koordinasi Evaluasi Penyerapan Anggaran Daerah Tahun 2021 bersama Menteri Keuangan dan Pemda melalui video conference, Senin (22/11/2021). 

Dalam kesempatan itu, mantan Kapolri ini menuturkan terdapat daerah-daerah dengan capaian realisasi belanja yang tinggi dan rendah. Mendagri dengan tegas mengingatkan, daerah-daerah yang realisasi belanjanya masih rendah agar mempercepat realisasi belanjanya. 

“Mungkin ada kontrak-kontrak yang memang harus dibayarkan di akhir tahun, mudah-mudahan itu, silakan digunakan, silakan untuk dibayarkan sesuai aturan,” katanya. 

Editor : Faieq Hidayat

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: