Tipu Perusahaan Italia-China yang Ingin Beli Ventilator, Pelaku Retas Email

Irfan Ma'ruf ยท Senin, 07 September 2020 - 16:32 WIB
Tipu Perusahaan Italia-China yang Ingin Beli Ventilator, Pelaku Retas Email

Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo ungkap penipuan ventilator, Senin (7/9/2020) (Foto: iNews/Irfan)

JAKARTA, iNews.id - Bareskrim Polri mengungkap sindikat penipuan internasional jaringan Indonesia-Nigeria. Modus pelaku dengan meretas email perusahaan saat transaksi sedang berlangsung.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan otak pelaku warga negara (WN) Nigeria berinisial DM. Selain itu, tiga warga negara Indonesia (WNI) lainnya juga ditangkap.

Modus para pelaku dengan meretas email saat perusahaan asal Italia Althea Italy S.p.a dan China, Shenzhen Mindary Bio Medical Elektronics Co. Ltd sedang bertransaksi.

"Kami mendapat informasi dari interpol, bahwa ada laporan dari interpol Itali bahwa ada yang hacking email di mana dari Itali Atelia itu sedang melakukan komunikasi intens Sjenzhen," kata Sigit di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (7/9/2020).

Total kerugian sekitar Rp56,8 miliar dari aksi penipuan itu. Sigit memaparkan, ketiga pelaku WNI yakni SB berperan menjadi Direktur Shenzen Mindary Bio Medical Electronics Co. Ltd, lalu membuat perusahaan fiktif dan membuka rekening penampung hasil kejahatan.

Lalu, R alias J berperan sebagai Komisaris Shenzhen Mindary Bio Medical Electronics Co.Ltd. R juga membuat rekening atas nama Shenzhen yang domisilinya ditulis di Cilegon, Banten.

Lalu TP, berperan membuat pengajuan pembukaan blokir rekening Shenzhen Mindary Bio Medical Electronics Co, Ltd sekaligus membuat kelengkapan administrasi palsu untuk upaya membuka blokir rekening Shenzhen.

“Para pelaku kita tangkap di tiga tempat yaitu di Jakarta, di Padang dan kemudian di Bogor,” kata Sigit.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq