TNI-Polri Masih Cari Tiga Jenazah Pekerja Korban Pembunuhan KKB

Antara ยท Jumat, 07 Desember 2018 - 06:54 WIB
TNI-Polri Masih Cari Tiga Jenazah Pekerja Korban Pembunuhan KKB

ILustrasi KKB Papua

TIMIKA, iNews.id - Hingga Jumat (7/12/2018) pagi ini, aparat gabungan TNI dan Polri masih mencari tiga lagi jenazah karyawan PT Istaka Karya yang dibunuh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Gunung Kabo, Distrik Yall, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, Minggu (2/12/2018).

Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring mengatakan, jenazah ketiga karyawan PT Istaka Karya itu diperkirakan berada di lokasi berbeda dari 16 jenazah rekan mereka yang dibantai di Gunung Kabo.

"Kita perkirakan ada tiga jenazah lagi yang sekarang sedang dilakukan pencarian," katanya di Timika.

BACA JUGA: Update Penembakan Pekerja di Nduga, 16 Ditemukan Tewas dan 20 Selamat

Sementara Kapolda Papua Irjen Polisi Martuani Sormin mengatakan, upaya pencarian jenazah para korban menghadapi hambatan cukup berat. KKB menyerang dan menembaki aparat.

Dalam beberapa kasus penembakan di Papua, KKB itu selalu menunggui jenazah. "Mereka pasti melakukan penyerangan terhadap anggota kita yang hendak mengambil jenazah. Kasus seperti itu juga terjadi di Lanny Jaya beberapa waktu lalu," ujarnya.

Kondisi seperti itu juga terjadi di Gunung Kabo, Distrik Yall, Kabupaten Nduga.

KKB pimpinan Egianus Kogoya yang berada di area ketinggian menembaki aparat TNI dan Polri saat hendak mengevakuasi 16 jenazah karyawan PT Istaka. Dalam insiden itu seorang anggota Brimob terluka akibat terkena tembakan peluru KKB.

"Kita semua berharap cuaca di sana hari ini cerah sehingga kita bisa mengevakuasi secepatnya delapan jenazah yang telah kita kumpulkan di Mbua ke Timika," katanya.

Menurut Sormin, tiga jenazah lagi yang belum ditemukan. Prajurit TNI Polri masih terus mencari ketiga jenazah itu di Bukit Kabo.

Aparat juga terus berupaya mengevakuasi seluruh warga non-Papua yang masih berlindung dan diamankan penduduk asli di Nduga untuk segera keluar dari wilayah itu. Mereka menjadi target atau sasaran tindak kekerasan oleh KKB.

"Yang jelas pekerja yang orang pendatang juga kami evakuasi ke Timika. Kalau warga sipil Papua tidak masalah, yang jadi masalah itu pendatang karena memang menjadi target KKB, Makanya kita evakuasi," kata Kapolda.


Editor : Djibril Muhammad