TNI Terima Hibah Lahan dari Suku Kamoro Papua untuk Makogabwilhan III

Irfan Ma'ruf ยท Kamis, 20 Februari 2020 - 05:00 WIB
TNI Terima Hibah Lahan dari Suku Kamoro Papua untuk Makogabwilhan III

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menerima hibah lahan secara simbolis dari tokoh Papua Philipus Monaweyauw, Rabu (19/2/2020). (Foto: Puspen TNI).

MIMIKA, iNews.id - Tentara Nasional Indonesia menerima hibah lahan untuk pembangunan Markas Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kogabwilhan III) dari masyarakat Kabupaten Mimika, Provinsi Papua. Luas lahan mencapai 78 hektare.

Hibah lahan diserahkan secara simbolis oleh Philipus Monaweyauw kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, disaksikan Bupati Mimika Eltinus Omaleng, forkompimda dan para tokoh adat Mimika di Jalan Poros SP V Kampung Limau Asri Timur, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Papua, Rabu (19/2/2020).

Panglima TNI mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat Papua terutama Philipus Monaweyauw selaku pemegang hak atas tanah ulayat Suku Kamoro yang telah menghibahkan lahan seluas 78 hektare untuk pembangunan Makogabwilhan III.

Satuan Kogabwilhan III merupakan pengembangan organisasi TNI yang sampai saat ini belum memiliki markas komando yang wilayah tanggung jawabnya cukup luas, meliputi Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara. Direncanakan setelah selesai penyerahan lahan dan sertifikat akan segera dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan mako.

”Keberadaan Kogabwilhan III sebagai markas komando untuk pertahanan dan keamanan negara di wilayah timur, diharapkan keberadaannya dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Mimika,” kata Panglima.

Selain itu diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan minat warga masyarakat Mimika untuk menjadi prajurit TNI dan Polri, sehingga persentase diterimanya pemuda dari daerah ini akan meningkat. Diharapkan dalam waktu 25 hingga 30 tahun kedepan banyak jenderal-jenderal yang lahir dari Mimika.

Selesai acara penyerahan hibah lahan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto diminta untuk menyalakan api “Bakar Batu”.

Acara tersebut suatu budaya warga Papua sebagai wujud suka cita yang menunjukkan kecintaan dan rasa memiliki terhadap TNI serta mencerminkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat. Amanah dan kepercayaan rakyat kepada TNI dapat dijunjung tinggi guna menunjukkan TNI yang professional sebagai komponen pertahanan NKRI.

Editor : Zen Teguh