UI Geser UGM sebagai Kampus Terbaik di Indonesia 2020 Versi Webometrics

Felldy Utama · Jumat, 31 Januari 2020 - 18:54 WIB
UI Geser UGM sebagai Kampus Terbaik di Indonesia 2020 Versi Webometrics

Universitas Indonesia (UI) ditahbiskan sebagai kampus terbaik di Indonesia versi Webometrics, Jumat (31/1/2020). (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Universitas Indonesia (UI) ditahbiskan sebagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia versi lembaga Webometrics. Dalam pemeringkatan terbaru Ranking of World Universities 2020 ini, UI menggusur Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tahun lalu bertengger di puncak.

Secara keseluruhan UI berada di peringkat 766 dunia dengan Universitas Harvard, Amerika Serikat di posisi teratas. Adapun di level Asia Tenggara, UI menyodok ke urutan 10. Pemuncak daftar ini masih ditempati National University of Singapore.

Webometrics merupakan sistem pemeringkatan kampus sedunia berbasis laman atau website. Bagi Webometrics, visibilitas laman perguruan tinggi menjadi indikator kinerja global sebuah perguruan tinggi.

Dalam penilainnya, Webometrics mengukur empat indikator yaitu presence, impact, openness, dan excellence. Presence diukur berdasar jumlah laman di UGM, termasuk subdomain.

”Impact dinilai dari jumlah backlink dari website luar. Openness diukur berdasarkan jumlah Adobe Acrobat (pdf), Adobe PostScript (ps, eps), Microsoft Word (doc, docx) dan Microsoft Powerpoint (ppt, pptx) yang bisa diakses dan terhubung dengan website universitas,” bunyi pernyataan Webometrics, dikutip Jumat (31/1/2020).

Kemudian, excellence yang dinilai berdasar jumlah artikel publikasi ilmiah karya sivitas akademika universitas yang terindeks pada jurnal internasional bereputasi tinggi. Dari empat indikator ini, impact paling besar bobotnya.

Di Tanah Air, UI dan UGM diikuti Institut Teknologi Bandung (ITB) yang berada di posisi 3, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (4), Universitas Sebelas Maret (5), Universitas Brawijaya (6), Universitas Airlangga (7), Universitas Sumatera Utara (8), Universitas Hasanuddin (9) dan Universitas Diponegoro (10).

Editor : Zen Teguh