Unggah Animasi Balada Si Anak Desa, Jokowi Beri Pesan Moral Menyentuh

Felldy Utama ยท Sabtu, 07 Desember 2019 - 20:29 WIB
Unggah Animasi Balada Si Anak Desa, Jokowi Beri Pesan Moral Menyentuh

Pesan perubahan yang disampaikan Presiden Jokowi lewat animasi Balada si Anak Desa di akun media sosialnya, Sabtu (7/12/2019). (Foto: Instagram Jokowi).

JAKARTA, iNews.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pesan moral melalui animasi yang diunggah di akun media sosialnya. Pesan menyentuh itu bercerita mengenai sebuah perubahan.

Mengutip akun Instagram resmi Jokowi, Presiden menuliskan keterangan foto (caption) singkat di animasi tersebut. “Balada si Anak Desa,” tulis Jokowi, Sabtu (7/12/2019).

Animasi tersebut dimulai gambar seorang bocah berseragam SD pulang sekolah dalam keadaan menangis. Sesampai di rumah, dia berteriak kencang memanggil kakeknya. “Mbaahh….,” ucap sang bocah.

Kakek pun terkejut mendapati cucunya menangis. Dia lantas menanyakan apa sebab berurai air mata. Bocah itu pun menceritakan pengalamannya saat di sekolah. Ketika itu, guru menanyakan pada murid mengenai cita-citanya. Dengan percaya diri bocah itu mengangkat tangan dan menjawab,” Saya bu, saya mau jadi presiden.”

Bukannya mendapatkan tepuk tangan, jawaban itu malah ditertawakan seisi kelas. Sang bocah pun malu dan akhirnya menangis.

Mendapatkan cerita tersebut, sang kakek lantas mengajaknya ke kamar cucu dan memintanya untuk berganti baju, kemudian merapikan kamar serta tempat tidurnya. Tentu saja ajakan itu membuat cucu keheranan.

Dia lantas menanyakan apa hubungan cita-cita menjadi presiden dengan merapikan kamar. Sang kakek dengan bijak menyampaikan nasihatnya. “Kalau punya cita-cita besar, kamu harus mulai dari hal kecil,” ucapnya.

Wejangan itu pun membuat sang cucu mengerti. Akhir animasi menampakkan sang kakek menggendong cucunya diserta pesan moral, ”Perubahan besar dimulai dari langkah kecil.”

Animasi itu juga diunggah Jokowi di akun Twitter. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo turut mengicaukan ulang (retweet) unggahan Kepala Negara itu.

Pesan perubahan berulang kali disampaikan Jokowi. Dalam pidato kenegaraan usai dilantik sebagai presiden periode 2019-2024, Jokowi menegaskan melakukan sesuatu tidak bisa dengan cara-cara yang sudah sering dilakukan atau menjadi kebiasaan, namun harus ada perubahan.

Editor : Zen Teguh