Viral Isu RS di Jabodetabek Tak Mampu Tampung Pasien Covid-19, Ini Kata Kemenkes

Riezky Maulana ยท Kamis, 30 Juli 2020 - 21:09 WIB
Viral Isu RS di Jabodetabek Tak Mampu Tampung Pasien Covid-19, Ini Kata Kemenkes

Kemenkes memastikan ketersediaan rumah sakit di Jabodetabek masih mampu menampung pasien Covid-19. (Foto: ilustrasi/Antara).

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan memastikan ketersediaan rumah sakit di Indonesia masih mampu untuk menampung pasien Covid-19. Hingga saat ini belum seluruh tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 terpakai.

Pelaksana Tugas Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes Abdul Kadir mengatakan, total tempat tidur (bed) di rumah sakit untuk pasien Covid-19 berjumlah 4.307. Dari jumlah tersebut 1.949 terpakai per 27 Juli 2020.

“Hanya 45,25 persen bed yang terisi,” kata Kadir melalui siaran tertulis, Kamis (30/7/2020).

Pernyataan ini untuk merespons viral pesan berantai di WhatsApp (WA) yang mengabarkan RS Mitra Kelapa Gading, RS Mayapada Lebak Bulus, dan RS Siloam Kelapa Dua mulai penuh melayani pasien Covid. Bahkan, dalam informasi itu disebutkan ruang ICU di salah satu rumah sakit tak lagi mampu menampung pasien.

Setelah dikonfirmasi oleh Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes, informasi tersebut tidak benar. Berdasarkan data dari RS Online per 29 Juli 2020 siang didapatkan data: RS Mitra Kelapa Gading memiliki Rasio Kecukupan Tempat Tidur sebesar 35,71 persen, RS Mayapada memiliki Rasio Kecukupan Tempat Tidur 100 persen, dan RS Siloam Kelapa Dua memiliki Rasio Kecukupan Tempat Tidur 46,15 persen.

“Berdasarkan informasi dari RS Siloam Kelapa Dua bahwa beberapa hari ini memang terdapat peningkatan pasien Covid-19 namun masih tercukupi kebutuhan tempat tidur,” kata Kadir.

Secara keseluruhan, pemerintah telah menetapkan 839 rumah sakit rujukan Covid-19 yang terdiri atas 132 RS rujukan Covid-19 yang ditetapkan Kemenkes dan 707 sumah sakit yang ditetapkan melalui SK Pemerintah Daerah. Dari jumlah tersebut, total tempat tidur yang dimanfaatkan untuk Covid-19 sejumlah 188.510 tempat tidur dan 23.519 tempat tidur isolasi.

Pada level pelayanan dasar, sebanyak 3.000 Puskesmas juga melaksanakan tindakan prevensi, deteksi, respons dalam penanganan Covid-19, di antaranya dengan menyiapkan pedoman/panduan puskesmas dan program kesehatan di masa pandemi Covid-19, pemenuhan sumber daya puskesmas termasuk logistik, SDM, dan peningkatan kompetensi petugas, serta pembinaan puskesmas.

Editor : Zen Teguh