Waketum: PAN ke Istana Presiden Tidak Dalam Rangka Mengemis Kekuasaan

Dzikry Subhanie ยท Kamis, 23 Juli 2020 - 21:59 WIB
Waketum: PAN ke Istana Presiden Tidak Dalam Rangka Mengemis Kekuasaan

Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi. (Foto: istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi meluruskan informasi yang beredar usai pengurus DPP PAN periode 2020-2025 bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pertemuan tersebut berlangsung di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2020).

Yoga menegaskan kedatangan pengurus PAN ke Istana Kepresidenan beberapa hari lalu tidak dalam rangka mengemis kekuasaan. Kedatangan tersebut merupakan bentuk silaturahmi pengurus baru.

"PAN ke Istana Presiden tidak dalam rangka mengemis kekuasaan. PAN bertemu Presiden di Istana untuk menyambung rasa silaturahmi karena ada acara pelantikan pengurus DPP PAN yang rencananya dihadiri Presiden karena pandemi Covid-19 sehingga acara pelantikan disederhanakan dengan protokol kesehatan pencegahan pandemi Covid-19," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (23/7/2020).

Tujuan pengurus PAN ke Istana, menurut Yoga, agar kekuatan partai politik di Indonesia dapat secara bersama-sama bergotong royong membentuk kekuatan berjuang mengatasi permasalahan bangsa, terutama ancaman krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19. "Untuk itulah PAN berdialog dengan kepala pemerintahan, yaitu Presiden Jokowi," ujarnya.

Sebagai partai yang lahir dari rahim reformasi, Yoga mengatakan, PAN tetap konsisten memperjuangkan kehidupan demokrasi di Indonesia. Konsistensi perjuangan itu tidak ditentukan posisi politik, apakah PAN ada di dalam atau di luar pemerintahan.

"PAN akan tetap bersikap kritis konstruktif terhadap kekuasan melalui fungsi pengawasan di lembaga legislatif. Sifat pengawasan PAN terhadap kekuasaan bertujuan agar jalannya pemerintah dapat berjalan dengan baik, bersih, kuat, berwibawa, dan sesuai dengan cita-cita perjuangan nasional," tuturnya.

Editor : Djibril Muhammad