Wakil Bupati Nduga Mundur, Mahfud MD: Bagian dari Manuver Politik, Biasa Saja

Wildan Catra Mulia ยท Jumat, 27 Desember 2019 - 04:00 WIB
Wakil Bupati Nduga Mundur, Mahfud MD: Bagian dari Manuver Politik, Biasa Saja

Menko Polhukam Mahfud MD (tengah) dalam refleksi akhir tahun bersama media di Jakarta, Kamis (26/12/2019). (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia).

JAKARTA, iNews.id – Wakil Bupati Nduga, Papua, Wentius Nimiangge mengundurkan diri dari jabatannya. Wentius mundur karena merasa kecewa dengan penembakan terhadap warganya.

Pengunduran diri ini menuai respons Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Menurut Mahfud, alasan pengunduran diri sebenarnya belum jelas.

Mahfud menuturkan, Kementerian Dalam Negeri lebih tahu persoalan ini. Kendati demikian, Mahfud menganggap pengunduran diri Wentius bagian dari politik.

"Bisa saja itu manuver politik. Sama saja seperti di Jawa, (pengunduran diri) banyak itu," kata Mahfud dalam acara refleksi akhir tahun bersama media di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (26/12/2019).

Mahfud menuturkan, pengunduran diri pejabat daerah merupakan hal lumrah terjadi. Karena itu, pakar hukum tata negara ini meminta agar pengunduran diri Wentius tidak dikaitkan dengan situasi panas di wilayah Papua.

"Jadi kita tidak usah mengatakan bahwa di sana (Papua) sudah terjadi hal luar biasa sampai wakil bupatinya mengundurkan diri. Saya kira itu bagian dari manuver politik. Biasa saja," ujarnya.

Mahfud menegaskan, situasi di Papua hingga saat ini tetap kondusif. Papua dan Papua Barat merupakan bagian sah dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan pemerintah akan tetap mengedepankan perlindungan hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Mengenai adanya gerakan separatis seperti dilakukan Organiasi Papua Merdeka (OPM), pemerintah tentu tidak tinggal diam. Pemerintah akan menghadapi dan terus menumpas.

Untuk diketahui, Wentius menyatakan mundur dari jabatannya sebagai wakil bupati di tengah aksi demonstrasi di Kenyam, Papua, Senin (23/12/2019). Foto-foto saat Wentius Nimiangge hadir di tengah-tengah warganya yang demo beredar luas di media sosial. Wentius tampak mengenakan pakaian batik dan celana pendek dan mengenakan toa.

Wentius menyampaikan kekecewaan dan keprihatinan terhadap penembakan yang menewaskan warganya. Begitu juga dengan konflik di Nduga yang masih berdampak pada warga. Kondisi itu membuat dia memutuskan untuk mengundurkan diri.

Editor : Zen Teguh