Jalan Panjang Proses Hukum Anwar Ibrahim hingga Dibebaskan

Anton Suhartono · Rabu, 16 Mei 2018 - 13:39 WIB

Anwar Ibrahim (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews - Anwar Ibrahim menghirup udara bebas, Rabu (16/5/2018), setelah mendapat pengampunan penuh dari Yang di-Pertuan Agoeng Sultan Muhammad V. Pengampunan ini sekaligus menjadi klimaks perjuangan pria berjuluk Reformis itu sejak 20 tahun lalu.

Pembebasan Anwar tak lepas dari kemenangan Pakatan Harapan dalam pemilu pada Rabu (9/5). Kelompok yang terdiri dari tiga partai oposisi itu meraih kursi terbanyak di parlemen yakni 113. Kemenangan Pakatan Harapan sekaligus mengantarkan Mahathir Mohamad, mantan mentor Anwar, kembali duduk di kursi perdana menteri untuk kedua kali.

Mahathir pernah memecat Anwar dari kursi wakil perdana menteri pada 1998. Tak hanya itu, di pemerintahan Mahathir pula Anwar dijebloskan ke penjara atas tuduhan sodomi dan korupsi. Kini keduanya bergandengan tangan menumbangkan dominasi Barisan Nasional yang dipimpin Najib Razak.

Berikut perjalanan Anwar Ibrahim melalui proses hukum hingga dibebaskan:

1. Pada 1998, Anwar Ibrahim dipecat dari kursi wakil perdana menteri oleh Mahathir Mohamad setelah keduanya mengalami cekcok terkait pemerintahan.

2. Pada 1999, Anwar divonis bersalah atas kasus korupsi dan dihukum penjara enam tahun.

3. Setahun kemudian, Anwar kembali divonis bersalah atas kasus sodomi terhadap anak di bawah umur dengan hukuman penjara sembilan tahun.

4. Lalu pada 2004, vonis kasus sodomi dibatalkan setelah banding diterima. Anwar pun dibebaskan dari penjara.

5. Partai yang didirikan Anwar memimpin oposisi dalam perolehan kursi di parlemen dalam pemilu yang berlangsung Maret 2008.

6. Pada Agustus tahun yang sama, dia kembali dijerat kasus sodomi namun bebas dengan jaminan. Anwar kembali ke kursi parlemen.

7. Pada 2010 Anwar kembali menjalani pemeriksaan pengadilan untuk kasus sodomi.

8. Lalu pada 9 Januari 2012, Anwar dibebaskan dalam sebuah putusan pengadilan yang mengejutkan, setelah hakim meragukan bukti DNA yang diajukan oleh jaksa penuntut.

9. Di Maret 2014, pengadilan banding membatalkan pembebasan pada 2012, menjatuhkan kembali hukuman penjara lima tahun, namun Anwar tetap bebas sambil menunggu hasil banding.

10. Pengadilan Tinggi Malaysia pada Oktober 2014 menggelar sidang banding atas pembatalan pembebasan di 2012.

11. Pengadilan kembali memvonis Anwar Ibrahim hukuman penjara lima tahun terkait kasus sodomi.

12. Pakatan Harapan memenangkan pemilu Malaysia pada 9 Mei 2018 dan mengantarkan Mahathir Mohamad sebagai perdana menteri baru. Mahathir menegaskan akan mengusahakan pengampunan penuh terhadap Anwar sehingga dia bisa bebas dan kembali berpolitik.

13. Anwar dibebaskan pada 16 Mei dengan keluar dari rumah sakit tempatnya menjalani rehabilitasi pascaoperasi bahu. Di hari yang sama dia diundang bertemu dengan Sultan Malaysia.

 


Editor : Anton Suhartono

KOMENTAR