Ajakan Jokowi Kembangkan Racun Kalajengking Tuai Pro dan Kontra

iNews Siang ยท Jumat, 04 Mei 2018 - 17:13 WIB
Ajakan Jokowi Kembangkan Racun Kalajengking Tuai Pro dan Kontra

JAKARTA, iNews.id - Ajakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengembangkan racun kalajengking menuai kontroversi di masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan pidato di acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas).

Dalam pidato tersebut, sebenarnya Jokowi membahas harga komoditas yang punya nilai tinggi. Di antara komoditas yang bernilai tinggi itu, dia menyebut cairan racun kalajengking yang harganya mencapai USD10,5 juta per liter atau setara dengan Rp145 miliar per liter.

Pro dan kontra pun terjadi di masyarakat. Ada yang mengaitkan dengan isu tenaga kerja asing (TKA). Namun, ada pula warganet yang membela bahwa pernyataan tersebut merupakan intermezo dari pidato Presiden Jokowi.

Dilansir dari berbagai sumber, racun alami kalajengking memiliki berbagai manfaat dan merupakan pengembangan obat baru untuk manusia. Sejumlah peneliti telah menggunakan senyawa alami yang ditemukan dalam racun kalajengking sebagai obat penghilang rasa sakit, membantu perawatan kanker, mengobati penyakit tulang, hingga mencegah malaria.

Namun, cara mengambil racun kalajengking bukan perkara mudah. Jika salah mengambilnya, bisa membahayakan nyawa.

 

Video Editor: Alvian Surya


Editor : Dani Dahwilani