Golkar Dukung KPK Usut Aliran Uang Fayakhun ke Elite Partai

Sabir Laluhu · Rabu, 16 Mei 2018 - 21:03 WIB

Ketua DPD I Golkar DKI Jakarta (nonaktif) Fayakhun Andriadi. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - DPP Partai Golkar memastikan mendukung penuh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pengusutan dugaan aliran uang dari tersangka Fayakhun Andriadi ke sejumlah petinggi Partai Golkar.

Anggota Komisi I DPR yang sudah dirotasi menjadi anggota Komisi III dari Fraksi Partai Golkar (nonaktif) Fayakhun Andriadi merupakan tersangka penerima suap lebih Rp12 miliar dan USD300.000. Suap yang diterima mantan Ketua DPD I Partai Golkar DKI Jakarta ini terkait dengan pembahasan dan pengesahan anggaran satelit monitoring dan drone Badan Keamanan Laut (Bakamla) di DPR dari APBNP 2016.

Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini DPP Partai Golkar Tb Ace Hasan Syadzily menanggapi kasus dugaan suap tersangka Fayakhun dan keterangan Fayakhun ke penyidik KPK tentang dugaan pemberian atau aliran uang ke sejumlah petinggi Partai Golkar. Aliran dana itu diduga sehubungan dengan pemilihan ketua DPD Provinsi DK Jakarta Juni 2016.

BACA JUGA:

KPK Tanyakan Pemberian Uang Rp1 M dari Fayakhun ke Yorrys Raweyai 

KPK Perpanjang Penahanan Fayakhun Andriadi

Pertama, Partai Golkar di bawah Ketua Umum Airlangga Hartarto terus membenahi diri agar terlepas dari citra negatif sebagai akibat dari kasus korupsi khususnya sebelumnya yang terjadi atas nama terpidana mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto. Kedua, perbaikan citra Partai Golkar tersebut juga berhubungan kasus yang menjerat Fayakhun.

"Kita serahkan pada mekanisme hukum yang berlaku. Kita serahkan kepada KPK untuk menjalankan proses penyidikan terhadap kasus yang dihadapi oleh Pak Fayakhun," tegas Ace di Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Ketiga, Ace sudah membaca berita berisi pernyataan mantan Ketua Koordinator Bidang Polhukam DPP Partai Golkar yang kini Wakil Ketua Badan Kajian Strategis dan Intelejen DPP Partai Golkar Yorrys Reweyai selepas diperiksa penyidik KPK pada Senin (14/5). Penyidik mengonfirmasi keterangan Fayakhun terkait dugaan aliran uang ke sejumlah petinggi Partai Golkar.

Di antara nama-nama petinggi Partai Golkar yang disebutkan diduga menerima aliran dana dari Fayakhun di antaranya empat orang. Pertama, Yorrys Reweyai. Kedua, mantan Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar yang sekarang Menteri Sosial Idurs Marham. Ketiga, mantan Ketua Banggar DPR dari Fraksi Partai Golkar dan Ketua Komisi III Kahar Muzakir. Keempat, mantan Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR yang kini Bendahara Umum Partai Golkar Robert Joppy Kardinal.

DPP Partai Golkar tidak tahu menanhu soal dugaan aliran dana ke para petinggi Golkar tersebut. "Karena bisa jadi apa yang (disebut diduga) dilakukan oleh nama-nama yang disebut tadi, Pak Idrus Marham maupun Pak Yorrys, Pak Kahar, Pak Robert, bisa jadi yang dilakukan mereka adalah persoalan pribadi," ungkap Ace.


Editor : Azhar Azis

KOMENTAR