Imam Besar Masjid Istiqlal Serukan Puasa Total di Bulan Ramadan

Antara, Felldy Utama, Randu Dahlia ยท Rabu, 16 Mei 2018 - 21:40 WIB
Imam Besar Masjid Istiqlal Serukan Puasa Total di Bulan Ramadan

Ilustrasi. (Sindonews)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

JAKARTA, iNews.id - Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar menyerukan kepada umat Islam agar melakukan puasa secara total di bulan Ramadan ini. Menurut dia, semua mudarat yang dapat merusak pahala puasa Ramadan harus ditinggalkan.

"Ingat terdapat perbuatan yang merusak ibadah kita," kata Nasaruddin saat menyampaikan ceramah salat salat tarawih perdana di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (16/5/2018). Nasaruddin bertindak sebagai penceramah menggantikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Salat tarawih pertama di Masjid Istiqlal dihadiri Presiden Joko Widodo bersama sejumlah menteri.

Menurut Nasaruddin, puasa tidak hanya menahan diri dari makan dan minum tapi juga mempuasakan indera. Dalam kaitan puasa indera, Imam Besar Masjid Istiqlal mengajak umat agar disiplin membiasakan mata agar tidak melihat aurat yang dapat merusak pahala puasa.

Telinga, kata dia, jangan larut dalam gosip. Puasa itu seharusnya menghindari bicara dari hal yang tidak penting. Maka, lanjut dia, saat Ramadan yang seiring dengan massa kampanye agar umat juga menjaga ucapan. "Hati-hati jangan kepentingan sesaat tidak kita peroleh pahala Ramadan," kata dia.

BACA JUGA:

Sambut Bulan Suci, Tagar Ramadhan Jadi Trending Topic Twitter   

Memasuki Ramadan, MUI Imbau Umat Islam Tinggalkan Perbedaan

Bukan hanya menjaga diri dalam ucapan. Menurut dia, jemari juga harus berpuasa mengetik pesan di telepon selular dari hal-hal yang tidak selaras dengan keagamaan dan menimbulkan mudarat. "Pikiran juga harus berpuasa seperti pikiran kotor. Hati kita juga harus bisa berpuasa. Mari evaluasi hidup kita," katanya.

Pengamanan Masjid Istiqlal diperketat dengan kehadiran Presiden Jokowi. Hanya ada dua pintu utama yang dibuka, yakni pintu Al-Fattah untuk umum dan As-Salam untuk tamu VIP. Pintu Al-Fattah yang dibuka untuk umum dilengkapi tujuh metal detector yang masing-masing dijaga dua petugas keamanan masjid dan satu anggota Paspampres. Meski pengamanan diperketat, arus lalu lintas di sekitar masjid masih terpantau lancar.


Editor : Azhar Azis