Bertemu Presiden Suriah Assad, Putin Beri Sinyal Tarik Pasukan Rusia

Nathania Riris Michico · Jumat, 18 Mei 2018 - 10:20 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan pertemuan dengan Presiden Suriah Bashar Al Assad. (Foto: Sputnik)

SOCHI, iNews.id - Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan pertemuan langka dengan Presiden Suriah Bashar Al Assad, Kamis (17/5). Usai pertemuan, Putin menyebut situasi di Suriah sudah menguntungkan untuk memulai proses politik serta penarikan pasukan asing.

"Setelah keberhasilan militer (tentara Suriah dalam beberapa bulan terakhir), kondisi lain telah dirancang untuk mendukung dimulainya proses politik dalam skala besar," kata Putin, dalam sebuah pernyataan yang dirilis Kremlin, seperti dilaporkan AFP, Jumat (18/5/2018).

Putin dan Assad bertemu terakhir kali pada Desember 2017 di pangkalan militer Rusia di Latakia, Suriah.

"Dengan dimulainya proses politik dalam fase yang paling aktif, pasukan asing akan menarik diri dari wilayah Suriah," ujar Putin.

Dia juga mengucapkan selamat kepada Assad atas keberhasilan tentara Suriah dalam memerangi kelompok teroris.

"Tugas berikutnya, tentu saja, pemulihan ekonomi dan bantuan kemanusiaan bagi warga dalam situasi yang sulit," tambah Putin.

Sementara itu, Assad optimistis dengan masa depan Suriah. Meskipun tak mudah memulai kehidupan politik yang baru, namun dia akan berusaha.

"Kami tahu tidak akan mudah karena beberapa negara tidak ingin stabilitas di Suriah kembali normal. Tetapi dengan Anda (Putin), mitra, dan teman-teman lain, kami akan terus membuat kemajuan yang kuat dalam proses perdamaian," kata Assad, seperti dikutip dalam pernyataan tersebut.

Rusia terlibat dalam perang sipil di Suriah sejak September 2015. Dukungan militernya tidak hanya memastikan kelangsungan hidup rezim Assad, namun mengubah jalannya perang.


Editor : Nathania Riris Michico

KOMENTAR