Antisipasi Teror, Penumpang Bandara Soetta Diperiksa hingga 6 Kali

Antara ยท Jumat, 18 Mei 2018 - 10:00 WIB
Antisipasi Teror, Penumpang Bandara Soetta Diperiksa hingga 6 Kali

Polisi berjaga-jaga (Foto: Sindonews.com)

TANGERANG, iNews.id – Pengamanan akses darat dan udara di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) terus ditingkatkan. Kebijakan ini seiring maraknya peristiwa teror bom di Tanah Air belakangan ini.

Senior Manager of Aviation Security Rescue and Fire Fighting Bandara Soekarno-Hatta Tommy Hadi Bawono mengatakan, pascateror bom di Surabaya dan Sidoarjo, Bandara Soetta langsung menetapkan status siaga satu dengan menerapkan pengamanan super ketat. Sedikitnya 4.020 personel gabungan Avsec, BKO TNI, Polri, dan security guard bersiaga.

Kemudian disusul teror menimpa Polda Riau, Rabu (16/5/2018), pengamanan di bandara dipertebal. Tim dari K9 Brimob Polda Metro Jaya yang terdiri dari 10 tim turut diterjunkan dengan bertugas di sisi darat terminal dan transit Oriented Development (TOD). Peningkatan pengamanan di sisi darat terdiri dari area curbside, nonterminal building, dan gedung parkir terminal.

“Kami bersatu melawan terorisme, melakukan patroli jalan kaki di sepanjang curbside. Begitu pun dengan gedung nonterminal, seperti gedung perkantoran di area pintu masuk, dan keluar kendaraan,” kata Tommy di Bandara Soetta, Jumat (18/5/2018). 

Bukan itu saja, sebanyak 1.900 kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di berbagai sudut bandara dioptimalkan untuk memantau seluruh pergerakan penumpang. “Keberadaan CCTV ini sangat membantu petugas dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Tommy.

Menurut dia, peningkatan keamanan ini untuk memberikan rasa aman kepada penumpang dan Bandara Soekarno-Hatta sebagai objek vital. Pengawasan dengan sistem cek acak juga ditingkatkan hingga enam kali. Padahal biasanya hanya empat kali.


Editor : Khoiril Tri Hatnanto