Tanggapan Mahathir Mohamad soal Pria yang Ditangkap karena Menghinanya

Anton Suhartono · Jumat, 18 Mei 2018 - 13:40 WIB

Mahathir Mohamad (Foto: AFP)

PETALING JAYA, iNews.id - Perdana Menteri Mahathir Mohamad tidak setuju atas penangkapan pria yang menghinanya. Seorang pria di Langkawi ditangkap pada Rabu (16/5) karena menghina Mahathir dan Islam.

"Saya tidak setuju dengan langkah yang diambil terhadap orang yang mengkritik saya. Saya sudah diberi tahu polisi mengenai hal ini. Undang-undang akan dikaji kembali setelah parlemen bersidang," kata Mahathir, dalam cuitannya, Jumat (18/5/2018).

Undang-undang yang dimaksud merujuk pada hukuman bagi para pengkritik pemimpin negara.

 

Baca Juga: Pria Malaysia Ditangkap karena Menghina Mahathir Mohamad dan Islam

Dalam pernyataan yang dipublikasikan pejabat IPD Langkawi, Kamis (17/5), pria itu ditangkap setelah dilaporkan oleh beberapa lembaga swadaya masyarakat (LSM) setempat. Tidak disebutkan seperti apa penghinaan yang dilayangkan terhadap Mahathir dan Islam itu.

"Terlalu menghina pernyataan di Facebook terhadap Tun Dr Mahathir Mohamad dan Islam," demikian pernyataan LSM melalui Facebook.

Ini merupakan penangkapan pertama terkait Mahathir setelah dia dilantik sebagai perdana menteri. Pelaku akan ditahan sampai 20 Mei untuk menjalani pemeriksaan.

Beberapa pihak juga mengecam penangkapan pengkritik Mahathir. Anggota parlemen Petaling Jaya Maria Chin Abdullah mengatakan, penangkapan ini hanya akan menimbulkan budaya ketakutan, hal yang tidak diharapkan kelompok penguasa pemerintah Pakatan Harapan.


Editor : Anton Suhartono

KOMENTAR