Langka, Presiden Mesir Izinkan Perbatasan Gaza Dibuka Selama Ramadan

Anton Suhartono · Jumat, 18 Mei 2018 - 14:25 WIB
Langka, Presiden Mesir Izinkan Perbatasan Gaza Dibuka Selama Ramadan

Perbatasan Rafah penghubung Gaza dan Mesir (Foto: AFP)

KAIRO, iNews.id - Presiden Mesir Abdel Fattah Al Sisi membuat keputusan mengejutkan yakni membuka perbatasan Mesir dengan Gaza, Palestina, atau biasa dikenal dengan Rafah.

Bahkan, pintu perbatasan dibuka selama sebulan penuh pada Ramadan. Padahal, biasanya Mesir hanya membuka perbatasan Rafah selama beberapa hari saja.

Hal ini sangat ditunggu-tunggu warga Gaza yang sejak 2007 diblokade Israel. Apalagi, mereka memerlukan kebutuhan selama Ramadan.

Dalam akun Facebook-nya, Sisi mengatakan keputusan ini diambil untuk mengurangi penderitaan warga Gaza. Apalagi ribuan warga Gaza menjadi korban penembakan pasukan Israel dalam bentrokan menentang pemindahan kantor Kedubes AS pada Senin (14/5). Sebanyak 60 di antaranya tewas dan lebih dari 2.700 mengalami luka. 

Perbatasan Rafah merupakan satu-satunya akses yang bisa dilalui warga Gaza untuk memenuhi kebutuhan mereka, selain perbatasan Israel. Namun Mesir lebih sering menutupnya dalam beberapa tahun terakhir karena alasan keamanan.

Keputusan Sisi membuka perbatasan ini disampaikan kurang dari sepekan setelah pemimpin Hamas, Ismail Haniya, berkunjung ke Kairo, Minggu (13/5). Haniya bertemu dengan kepala dinas keamanan Mesir. Spekulasi yang beredar saat itu menyebutkan, Mesir membujuk Hamas untuk meredakan potensi kekerasan terkait demonstrasi menolak pemindahan kantor Kedubes AS ke Yerusalem pada 14 Mei.

Namun tidak ada hasil yang disampaikan ke publik terkait pertemuan pemimpin penguasa Gaza itu dengan otoritas Mesir. Hanya saja, pembukaan pintu perbatasan diduga ikut menjadi bahasan pertemuan.

 


Editor : Anton Suhartono