2 Bulan Setelah Diserang Zat Kimia, Eks Agen Skripal Keluar dari RS

Nathania Riris Michico ยท Jumat, 18 Mei 2018 - 17:02 WIB
2 Bulan Setelah Diserang Zat Kimia, Eks Agen Skripal Keluar dari RS

Sergei Skripal, mantan agen ganda Rusia yang diserang zat kimia. (Foto: Doc. Facebook)

LONDON, iNews.id - Sergei Skripal, mantan agen ganda Rusia yang diracun zat kimia pelumpuh saraf, akhirnya dipebolehkan keluar rumah sakit. Sebelumnya, Skripal ditemukan tak sadarkan diri di taman pusat perbelanjaan Salisbury, Inggris, pada 4 Maret.

Skripal diserang zat kimia bersama putrinya, Yulia, yang sudah keluar dari rumah sakit bulan lalu.

"Ini merupakan berita fantastis bahwa Sergei Skripal sudah cukup baik untuk meninggalkan Salisbury District Hospital," kata direktur rumah sakit, Cara Charles-Barks, dalam sebuah pernyataan, seperti dilaporkan Reuters, Jumat (18/5/2018).

Yulia dan ayahnya terpapar zat kimia pelumpuh saraf bernama Novichok. Yulia diperbolehkan keluar lebih dulu yakni pada Senin 9 April, sedangkan ayahnya saat itu masih harus menjalani perawatan intensif.

Pemerintah Inggris menuduh Rusia berada di balik serangan itu, yang menyebabkan krisis diplomatik antara Rusia dan Barat. Presiden Donald Trump mengusir 60 diplomat Rusia dari Amerika Serikat pada akhir Maret, sebagai respons atas serangan menggunakan senjata kimia pelumpuh saraf terhadap Skripal.

Negara Barat menuding Rusia sebagai pelaku upaya pembunuhan terhadap Skripal karena senjata kimia yang digunakan itu, Novichok, dikembangkan oleh Uni Soviet dan terakhir digunakan saat Perang Dunia II. Barat khawatir penggunaan senjata terlarang ini kembali marak.

Pemerintah Rusia sendiri berulang kali membantah keterlibatannya dan menuduh Inggris membuat cerita palsu.


Editor : Nathania Riris Michico