Tangkap 7 Curanmor Spesialis Rumah Kosong di Jakarta, 2 Ditembak Mati

Rio Manik · Jumat, 18 Mei 2018 - 17:13 WIB

Lima pencuri motor spesialis rumah kosong asal Palembang ditangkap Polda Metro Jaya. (Foto: iNews)

JAKARTA, iNews.id – Subdit Jatanras Polda Metro Jaya menangkap tujuh pencuri motor (curanmor) spesialis di rumah kosong yang ditinggal pergi pemilik, Jumat (18/5/2018). Lima pelaku digelandang ke Mapolda, dua pelaku tewas tertembak.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, ketujuh pelaku selalu berkelompok dalam melancarkan aksi. Pelaku membagi peran masing-masing, seperti ada yang standby di motor, masuk ke dalam rumah, dan memantau situasi dari jarak jauh.

“Komplotan ini sudah menjalankan aksinya sebanyak 30 kali selama tahun ini saja. Setiap beraksi selalu membawa senjata api dan senjata tajam untuk melukai korban,” kata Argo, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (18/5/2018).

Penangkapan bermula dari laporan warga Jakarta, Depok, dan Tangerang yang menjadi korban pelaku. Selanjutnya, polisi menyelidiki keberadaan tersangka. Dua pelaku Rian Saputra dan Ronaldo alias Edo ditangkap di Cengkareng, Jakarta Barat dan Rajeg, Tangerang, Selasa (15/5/2018).

Setelah diinterogasi, kedua pemuda asal Palembang, Sumatera Selatan itu digelandang polisi untuk menunjukkan tempat persembunyian anggota yang lain. Akan tetapi, di tengah perjalanan kedua pelaku melawan dan mencoba melarikan diri. Polisi akhirnya menembak mereka di bagian punggu. Rian dan Edo tewas saat dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

“Tersangka Rian merupakan pimpinan kelompok dan eksekutor. Pelaku juga memiliki senjata api. Tersangka Edo berperan sebagai eksekutor juga, dia biasa membawa badik,” ujar dia.

Dari pengembangan kedua tersangka yang tewas tersebut, polisi menangkap lima anggota komplotan Palembang ini. Mereka adalah Suwoto alias Wito, Eka Guntoro alias Eka, Rianto, Aditiya Sanjaya, dan Sariman.

“Tersangka juga memiliki peran masing-masing seperti eksekutor yang masuk ke rumah, pengawas, penadah, dan joki,” ucapnya.

Dari tangkapan pelaku, polisi mengamankan barang bukti seperti pistol rakitan berikut lima butir peluru, airsoft gun, kapak kecil, golok, badik, gerindra, motor, obeng, kunci letter T, dan puluhan plat nomor. Kelima tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara maksimal tujuh tahun.


Editor : Khoiril Tri Hatnanto

KOMENTAR