Kotak Hitam Pesawat yang Jatuh Tewaskan 110 Orang di Kuba Ditemukan

Nathania Riris Michico ยท Minggu, 20 Mei 2018 - 11:38 WIB
Kotak Hitam Pesawat yang Jatuh Tewaskan 110 Orang di Kuba Ditemukan

Kotak hitam dari pesawat yang jatuh dan meledak di Kuba ditemukan. (Foto: BBC)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

HAVANA, iNews.id - Pesawat milik maskapai penerbangan Pemerintah Kuba yang meledak sesaat setelah lepas landas dari Bandara Jose Marti, Havana, Jumat (18/5), dan menewaskan lebih dari 110 orang. Otoritas Kuba menyebut sudah menemukan satu dari dua kotak hitam pesawat tersebut.

"Petugas di Kuba menemukan salah satu kotak hitam pesawat itu dalam 'kondisi bagus'," ujar Menteri Transportasi Kuba, Adel Yzquierdo, kepada salah satu stasiun televisi, seperti dilansir dari Reuters, Minggu (20/5/2018).

Kotak hitam tersebut dipastikan menyimpan data dan informasi penerbangan tentang apa yang terjadi di pesawat. Yzquierdo juga berharap perangkat lainnya akan segera ditemukan.

Pesawat itu membawa 105 orang, termasuk kru pesawat. Dia menyebut jumlah korban tewas saat ini yakni 110 orang, termasuk 11 orang asing.

Tiga perempuan dilaporkan selamat, namun mereka berada dalam kondisi kritis dengan luka bakar serius.

"Tiga wanita sekitar 30 tahunan selamat dari kecelakaan terburuk di Kuba selama 30 tahun terakhir, namun mereka dalam kondisi kritis, menderita luka bakar dan trauma," kata pihak rumah sakit di Kuba.

Insiden ini merupakan peristiwa penerbangan terburuk Kuba selama puluhan tahun terakhir. Pemerintah Kuba menetapkan dua hari berkabung nasional yang dimulai Sabtu (19/5).

Saat ini para penyelidik masih menyelidiki puing-puing pesawat Boeing 737 yang hampir berusia 40 tahun itu. Pesawat jatuh sesaat setelah lepas landas dari Bandara Internasional Havana Jose Marti, sekitar 20 kilometer di sebelah selatan Kuba.

Pesawat tersebut terbang menuju Kota Holguin. Operator Nasional Kuba menyatakan, kecelakaan terjadi karena masalah keamanan, namun hingga kini penyebab kecelakaan masih belum diketahui.


Editor : Nathania Riris Michico